BGN Evaluasi MBG, Anggaran Prioritas Daerah Stunting

Jakarta, Maret.id — Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari mengatakan BGN tengah mengevaluasi sebaran Program Makan Bergizi Gratis agar lebih tepat sasaran, terutama di daerah dengan angka stunting tinggi.
Evaluasi itu meliputi pemeriksaan data penerima manfaat dan lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang selama ini menjadi pelaksana program.
Pernyataan tersebut disampaikan Agustina usai mengikuti rapat paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada Senin (20/7/2026) sore.
“Itu yang sekarang kami sisir lagi datanya. Karena terakhir tuh 63 juta ya, 62,7 juta penerima manfaat, itu kami sisir betul-betul,” ujar Agustina Arumsari, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
Agustina menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menyinggung target Sustainable Development Goals seperti penghapusan kelaparan, kesehatan yang baik, dan pendidikan berkualitas dalam sidang kabinet.
Menurut dia, Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program yang mendukung pencapaian target-target tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Agustina mulai mempelajari data stunting yang tercantum dalam buku yang dibagikan Presiden kepada jajaran menteri dan kepala lembaga.
Data stunting dalam buku itu akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan arah perbaikan pelaksanaan MBG ke depan.
“Nah, ini kira-kira gambaran untuk kami, kan namanya pembantu presiden kalau beliau mengatakan programnya ini, sasarannya ini, tugas kami mewujudkan ini,” ujar Agustina Arumsari, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
Agustina menilai pelaksanaan MBG belum sepenuhnya mempertimbangkan kondisi daerah yang memiliki tingkat stunting tinggi.
Penentuan lokasi SPPG selama ini lebih banyak bergantung pada usulan titik yang diajukan mitra pelaksana.
“Karena yang dilakukan kemarin, ya ini sebagai bahan evaluasi, itu tidak memperhatikan hal ini, gitu sehingga tidak ada tuh perhatian terhadap ‘nih daerah stunting bukan sih?’, daerah yang perlu disasar nggak sih karena ada kondisi tertentu?” tutur Agustina Arumsari, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.





