KAI Mencatat 960.893 Penumpang Selama Libur Kenaikan Yesus Kristus

Jakarta, Maret.id — PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan berhasil melayani 960.893 penumpang sepanjang masa libur Kenaikan Yesus Kristus tahun ini. Layanan tersebut mencakup operasional kereta api jarak jauh dan lokal di Pulau Jawa serta Sumatra selama periode 13-17 Mei 2026.
Antusiasme Tinggi Masyarakat
Pada periode itu, KAI mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan transportasi umum ini. Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan rasa terima kasih kepada pelanggan yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama liburan. Menurutnya, tingginya mobilitas masyarakat dapat terlayani dengan baik berkat dukungan pelanggan serta dedikasi seluruh Insan KAI Group yang menjaga pelayanan agar selalu aman, nyaman, dan tepat waktu.
Puncak pergerakan masyarakat terjadi pada hari Minggu, 17 Mei 2026, dengan penjualan tiket mencapai 226.853. Angka ini menjadi yang tertinggi selama periode liburan tersebut. Sebelumnya, pada Rabu, 12 Mei 2026, saat awal masa libur, tercatat 196.370 pengguna kereta, yang kemudian meningkat menjadi 197.368 tiket pada 14 Mei 2026.
Pergerakan Penumpang Selama Liburan
Meskipun terjadi fluktuasi dalam jumlah penumpang, KAI berhasil mengelola arus penumpang dengan baik. Pada pertengahan libur panjang, volume perjalanan sempat turun menjadi 160.687 pengguna, namun mulai meningkat kembali pada Sabtu dengan total 179.615 keberangkatan.
Rute perjalanan yang paling diminati adalah dari Pauh Lima menuju Naras, dengan 29.577 penumpang memilih rute tersebut. Selain itu, rute Sukabumi juga populer, di mana sebanyak 28.070 penumpang menggunakan kereta ke tujuan tersebut.
Komitmen Terus Meningkatkan Pelayanan
KAI berkomitmen untuk secara rutin meningkatkan kualitas operasional dan kenyamanan bagi para pelancong. Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menegaskan pentingnya evaluasi pelayanan di dalam stasiun sebagai bagian dari upaya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Wisnu juga menyatakan, “KAI akan terus menerima masukan pelanggan sebagai bagian penting dalam arah pembangunan layanan transportasi rel yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.” Setiap perjalanan pelanggan, menurutnya, menjadi ruang evaluasi untuk menghadirkan layanan yang semakin baik dari waktu ke waktu.
Dengan demikian, KAI menunjukkan komitmen yang kuat dalam memberikan layanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api.





