Ekonomi

BP BUMN dan Kemnaker Perkuat Sinergi, Pastikan Hak Pegawai Tetap Terjamin

Jakarta, Maret.id — BP BUMN bersama Kementerian Ketenagakerjaan memperkuat sinergi melalui pembahasan rencana kerja sama strategis untuk memastikan proses transformasi BUMN berjalan dengan prinsip “no one left behind” serta menjamin tidak adanya pengurangan hak pegawai. Pertemuan tersebut menempatkan perlindungan tenaga kerja dan stabilitas hubungan industrial sebagai prioritas dalam skema restrukturisasi dan peningkatan kinerja perusahaan negara.

Penguatan Sinergi Antarlembaga

Sinergi antara BP BUMN dan Kementerian Ketenagakerjaan diinisiasi sebagai bagian dari upaya menjaga agar transformasi BUMN berlangsung sehat, profesional, dan berkelanjutan. Koordinasi lintas kelembagaan difokuskan untuk mencegah disrupsi tenaga kerja serta memitigasi risiko sosial yang berpotensi mengganggu kinerja korporasi.

Prinsip Perlindungan Pegawai dalam Transformasi

“Transformasi BUMN harus tetap mengedepankan perlindungan pegawai dan hubungan industrial yang sehat,” ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pimpinan untuk menyeimbangkan tujuan efisiensi dan penguatan bisnis dengan kepastian hak-hak karyawan.

Pembentukan Lembaga Kerja Sama Bipartit

Dalam pembahasan, setiap BUMN didorong membentuk Lembaga Kerja Sama Bipartit sebagai mekanisme formal untuk memperkuat komunikasi antara manajemen dan pekerja. Lembaga ini diharapkan menjadi ruang penyelesaian isu hubungan industrial yang responsif sehingga potensi perselisihan dapat diminimalkan secara konstruktif.

Peningkatan Kompetensi SDM dan Sertifikasi Profesional

Penguatan kompetensi sumber daya manusia juga menjadi sorotan, termasuk program sertifikasi profesional untuk meningkatkan kapabilitas pengelolaan hubungan industrial. Upaya peningkatan kapasitas SDM dianggap krusial untuk menghadapi dinamika pasar dan tuntutan tata kelola korporasi modern.

Tata kelola transformasi ditegaskan harus berjalan secara profesional, inklusif, dan berkelanjutan agar pencapaian kinerja tidak mengorbankan aspek sosial perusahaan. Pendekatan ini dirancang untuk menjaga reputasi BUMN serta menarik kepercayaan investor dan pemangku kepentingan.

BP BUMN bersama Danantara menegaskan komitmen memastikan transformasi tidak hanya memperkuat kinerja korporasi tetapi juga memberikan perlindungan dan kepastian bagi pegawai. Langkah-langkah koordinatif dan program penguatan SDM akan dipantau secara berkala untuk menjamin implementasi prinsip tersebut.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button