Telur Ayam Ras Melesat, Cabai Rawit Merah Turun, Dorong Inflasi Pangan 21/5/2026!

Jakarta, Maret.id — Harga pangan nasional yang dipantau melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia menunjukkan fluktuasi hari ini. Komoditas cabai rawit merah tercatat sebesar Rp57.650 per kilogram (kg), turun dari harga sebelumnya Rp73.900, sementara telur ayam ras tercatat naik menjadi Rp32.500 per kg dari sebelumnya Rp30.850 per kg.
Pergerakan Harga Cabai dan Bumbu Penyedap
Menurut data PIHPS, harga komoditas cabai mengalami variasi signifikan antar jenis yang dapat memengaruhi pola konsumsi rumah tangga. Cabai merah besar berada pada level Rp53.650 per kg dan cabai merah keriting Rp52.100 per kg, sedangkan cabai rawit hijau diperdagangkan di Rp38.700 per kg.
Harga bawang juga menunjukkan kestabilan relatif pada rentang tertentu yang menjadi perhatian pedagang eceran. Bawang merah tercatat Rp50.950 per kg dan bawang putih dihargai Rp43.950 per kg.
Dinamika Harga Beras di Tingkat Eceran
Pasokan dan kualitas beras di pasar ritel tercermin dalam sejumlah kategori harga yang dipantau PIHPS hari ini. Beras kualitas bawah I diperdagangkan pada Rp15.350 per kg dan kualitas bawah II pada Rp15.150 per kg.
Untuk kategori menengah dan super, harga yang tercatat adalah beras kualitas medium I Rp16.100 per kg dan medium II Rp16.550 per kg, sedangkan beras kualitas super I berada di Rp17.600 per kg dan super II di Rp17.750 per kg.
Harga Protein Hewani dan Implikasinya
Sektor protein hewani juga menunjukkan pergerakan yang perlu dicermati oleh pelaku pasar dan pembuat kebijakan. Daging ayam ras segar diperdagangkan pada Rp36.150 per kg, sementara daging sapi kualitas I mencapai Rp148.450 per kg dan kualitas II di Rp145.850 per kg.
Perubahan harga protein hewani berpotensi berdampak pada komposisi belanja rumah tangga serta tekanan inflasi kelompok bahan makanan jika tren kenaikan berlanjut. Variasi tersebut umumnya dipengaruhi oleh faktor musim, biaya pakan, serta dinamika distribusi di tingkat provinsi dan pedagang eceran.
Gula dan Minyak Goreng: Harga dan Ketersediaan
Di segmen bahan pokok lainnya, gula pasir dan minyak goreng menunjukkan perbedaan harga antara kualitas dan kemasan yang mempengaruhi pilihan konsumen. Gula pasir kualitas premium tercatat Rp23.200 per kg sedangkan gula pasir lokal berada pada Rp20.550 per kg.
Untuk minyak goreng, harga curah berada pada level Rp18.950 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I diperdagangkan pada Rp24.150 per liter dan bermerek II pada Rp24.050 per liter.
Pergerakan harga pada berbagai komoditas yang tercatat oleh PIHPS mencerminkan kondisi pasokan, pola distribusi, dan permintaan musiman yang terus berubah. Pemantauan berkelanjutan oleh otoritas terkait menjadi penting untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli konsumen.





