Ferry Juliantono Resmi Pimpin MES Periode 2026

Jakarta, Maret.id — Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Ferry Juliantono, baru saja dilantik sebagai Ketua Harian Majelis Ekonomi Syariah (MES). Dalam struktur kepengurusan yang baru, ia akan mendampingi Ketua Umum MES Rosan P. Roeslani, yang juga merupakan Menteri Investasi dan Hilirisasi serta CEO Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Pengukuhan oleh Wakil Presiden
Pelantikan ini dilakukan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024, KH. Ma’ruf Amin, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PP MES. Acara tersebut diselenggarakan di Jakarta pada hari Minggu, 24 Mei 2026, dan dihadiri oleh berbagai pejabat serta anggota dari komunitas ekonomi syariah.
Peran MES dalam Pengembangan Ekonomi Syariah
Dalam pidatonya, Ferry Juliantono menekankan bahwa MES akan berfokus pada pemecahan masalah yang dihadapi pelaku usaha terkait perizinan. Organisasi ini juga berkomitmen untuk menyediakan pendampingan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta koperasi, dengan harapan dapat mengembangkan bisnis berbasis syariah dan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi halal dunia.
“MES hadir bukan hanya sebagai forum wacana, tetapi sebagai instrumen operasional yang memberi dampak nyata. Kami akan memastikan UMKM, koperasi, dan industri halal mendapat dukungan penuh dari ekosistem syariah,” ungkap Ferry.
Mewujudkan Ekonomi Syariah yang Berdaya Saing
Mengangkat tema “Mewujudkan Kepemimpinan Kolaboratif untuk Ekonomi Syariah yang Berdaya Saing dan Berdampak Luas,” pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong perkembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional yang inklusif. Selain itu, upaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.
Ke depan, MES juga akan meningkatkan kolaborasi dengan Ikatan Ahli Ekonomi Islam dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Kerja sama ini direncanakan untuk dilakukan melalui kajian, penelitian, dan pengembangan konsep ekonomi syariah yang dapat diterapkan di lapangan.
“Ekonomi syariah ke depan harus lebih fokus ke sektor riil. Salah satu kuncinya adalah penguatan koperasi desa yang menjadi penggerak ekonomi di tingkat akar rumput,” tutur Menkop Ferry Juliantono.
Dengan semangat baru dalam kepengurusan, diharapkan bahwa MES akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam memajukan ekonomi syariah di Indonesia. Ferry juga menunjukkan optimisme bahwa dengan sinergi bersama semua pemangku kepentingan, ekosistem ekonomi syariah di Indonesia akan semakin tumbuh dan berkembang.





