Politik

Safari Politik Jokowi Tidak Menjamin Perpisahan dengan Prabowo!

Jakarta, Maret.id — Analis komunikasi politik Hendri Satrio memberikan pandangannya mengenai spekulasi tentang hubungan antara mantan Presiden Joko Widodo dan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai bahwa kemungkinan perpisahan politik di antara keduanya mungkin tidak akurat. Menurut Satrio, langkah Jokowi untuk melakukan safari politik di seluruh Indonesia dapat dilihat sebagai upaya untuk mendukung kelanjutan pemerintahan Prabowo serta menjaga posisi politik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Politik Safari Jokowi

Satrio menyatakan, ada pertanyaan yang muncul mengenai apakah hubungan Jokowi dan Prabowo telah berubah. “Muncul pertanyaan, apakah ini tandanya Pak Prabowo dan Pak Jokowi sudah terpisah, beda ranjang? Belum tentu juga,” ungkapnya dalam siaran YouTube pada Minggu, 31 Mei 2026.

Jokowi, lanjutnya, mungkin berencana untuk membantu mengomunikasikan serta mempromosikan program-program unggulan pemerintahan Prabowo kepada masyarakat. Program-program tersebut mencakup Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, serta manfaat Sekolah Rakyat, yang merupakan bagian dari agenda pemerintahan saat ini.

Peran Jokowi dalam Mempromosikan Program Pemerintah

Satrio menekankan, salah satu agenda Jokowi bisa jadi adalah untuk mendukung keberhasilan program-program Prabowo demi menjaga posisi Gibran sebagai wakil presiden pada 2029. “Bisa jadi demi Gibran tetap menjadi wakil presiden Prabowo pada 2029, salah satu agenda Jokowi adalah menyukseskan, mengomunikasikan, dan mempromosikan program-program Prabowo,” ujarnya.

Kemampuan Jokowi dalam membangun citra politik di mata publik juga dianggap penting. Satrio menilai, sebagai seorang politisi berpengalaman dalam memenangkan berbagai kontestasi politik, Jokowi memiliki keahlian dalam menyusun strategi komunikasi yang natural namun tetap menguntungkan secara politik.

Kesiapan Kekuatan Politik Menghadapi Jokowi

Sebagai tokoh yang dikenal ahli dalam pencitraan, Satrio mengungkapkan bahwa Jokowi mampu menciptakan skema yang menguntungkan baginya. “Jadi dia bisa membuat sebuah skema secara natural untuk menguntungkan dirinya. Karena dia kan politisi yang handal,” katanya.

Hal ini membuat banyak kekuatan politik bersiap menghadapi safari politik Jokowi. Aktivitas mantan presiden tersebut pasti akan menarik perhatian banyak pihak, baik dari kalangan pendukung maupun mereka yang selama ini dalam posisi berseberangan. “Wajar kalau kemudian banyak sekali partai politik bersiap untuk menghadapi safari turun gunungnya Joko Widodo,” pungkasnya.

Akhirnya, Satrio mengungkapkan bahwa menarik untuk melihat siapa yang paling aktif merespons langkah Jokowi, apakah itu Partai Solidaritas Indonesia (PSI), kelompok relawan Pro Jokowi (Projo), atau pihak-pihak yang merasa pernah dikecewakan selama Jokowi berperan di panggung politik nasional.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button