Politik

Untari Dorong Koperasi Wanita Jadi Pusat Usaha Modern di Jatim

Jakarta, Maret.id — Anggota DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mendorong koperasi wanita untuk bertransformasi menjadi pusat pengembangan usaha modern yang berbasis digital. Ini bertujuan untuk memperkuat daya saing pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Pernyataan tersebut disampaikan Untari saat menggelar Reses Masa Sidang III bersama jaringan koperasi wanita di Malang Raya, pada Senin (27/7/2026). Acara ini dihadiri oleh perwakilan koperasi wanita dari berbagai kecamatan di Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan adopsi teknologi digital untuk UKM perempuan. “Koperasi wanita harus mampu bertransformasi menjadi pusat pengembangan usaha modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital,” tegas Untari, yang merupakan legislator dari Fraksi PDI Perjuangan.

Sebagai bentuk dukungannya, Untari memanfaatkan alokasi Pokok Pikiran DPRD untuk menghadirkan program pelatihan keterampilan. Kolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menggunakan fasilitas Mobile Training Unit (MTU) diharapkan dapat menjangkau masyarakat di Kabupaten dan Kota Malang.

“Sejauh ini respons masyarakat sangat positif karena mereka membutuhkan bekal keterampilan terapan untuk bertahan dan bersaing di pasar yang kian kompetitif,” imbuh Untari.

Para pelaku UKM dan pengurus koperasi juga mengajukan berbagai aspirasi dalam dialog reses tersebut. Beberapa isu yang diangkat mencakup digitalisasi operasional koperasi, penyederhanaan sistem pelaporan keuangan, hingga penyediaan wadah pemasaran bagi produk hasil pelatihan.

Forum reses tersebut juga menyerap aspirasi di bidang sosial dan pendidikan. Peserta mengusulkan perlindungan hukum dan jaminan keselamatan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya generasi muda asal Malang yang bekerja di luar negeri.

Di sektor pendidikan, masyarakat berharap pemerintah bisa lebih aktif mensosialisasikan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) untuk menghindari kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Untari berkomitmen untuk mengompilasi seluruh aspirasi yang diterima dan memperjuangkannya melalui rapat paripurna DPRD Jawa Timur serta diskusi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. “Harapan kami, koperasi wanita tidak hanya menjadi penopang ekonomi keluarga, tetapi juga mampu mencetak wirausahawan mandiri yang berdaya saing tinggi di era digital,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button