Sekjen DPP PDI Perjuangan Optimistis Bidik Gubernur Jatim

Jakarta, Maret.id — Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai partainya memiliki sumber daya politik yang kuat untuk menghadapi Pemilu dan Pilkada mendatang, termasuk dalam upaya merebut posisi Gubernur Jawa Timur.
Optimisme ini disampaikan Hasto dalam acara konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, di Surabaya.
Hasto menyatakan bahwa keinginan untuk menang dalam pemilihan gubernur merupakan bagian dari aspirasi politik Partainya. Ia juga menyebutkan bahwa PDI Perjuangan menunjukkan tren peningkatan dukungan secara elektoral.
“Itu sebagai suatu cita-cita politik. Karena ditinjau dari peta politik yang ada, secara konsisten elektoral PDI Perjuangan itu mengalami kenaikan terus-menerus,” tegas Hasto.
Ia menekankan bahwa PDI Perjuangan tidak hanya berfokus pada kekuasaan elektoral. Megawati mengingatkan kader agar selalu mengusung nilai-nilai kebenaran dan keadilan serta berpihak kepada masyarakat kecil.
“Yang terpenting menampilkan wajah politik yang memperjuangkan kebenaran, keadilan, dan terus-menerus membela rakyat tertindas,” tuturnya.
Pesan tersebut juga diungkapkan dalam acara konsolidasi yang diisi dengan lagu Bung Karno berjudul “Bapak Marhaenis”. Lagu itu dianggap mengingatkan kader akan pentingnya keberpihakan kepada rakyat kecil.
Hasto juga menyoroti sosok Pak No di Banyuwangi yang mendapat perhatian khusus dari Megawati, karena menunjukkan sikap patriotisme pada upacara 17 Agustus meskipun di tengah kondisi lingkungan yang buruk.
“Ini mengingatkan tentang pentingnya keberpihakan, pembelaan terhadap rakyat kecil,” imbuh Hasto.
PDI Perjuangan diyakini memiliki sejumlah modal politik untuk menghadapi kontestasi mendatang, salah satunya adalah kepala daerah anggota partai.
“Kalau kita lihat di dalam demokrasi yang terkonsolidasi, maka ada calon-calon yang muncul dari kepala daerah. Kami punya 12 kepala daerah,” kata Hasto.
Selain itu, PDI Perjuangan juga memiliki dukungan dari anggota legislatif. Hasto mencatat ada sekitar 19 anggota DPR RI asal Jawa Timur yang menjadi kekuatan partai.
Ia menegaskan proses kaderisasi dan rekrutmen politik tetap menjadi hal yang penting. Hasto mengcontohkan perjalanan politik Tri Rismaharini, yang berawal dari aparatur sipil negara dan kini menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana.
“Jadi PDI Perjuangan memiliki banyak success story terkait dengan para kepala daerah,” tuturnya.
Dengan dukungan kepala daerah, anggota legislatif, serta kesolidan mesin partai, Hasto meyakini PDI Perjuangan memiliki modal untuk menghadapi kontestasi politik di masa depan.
“Solidnya mesin partai ini menjadi modal bagi pemenangan Pemilu Gubernur, kepala daerah yang akan datang, dan Pemilu Legislatif serta Presiden,” pungkasnya.





