Diana Sasa Optimis Muktamar ke

Jakarta, Maret.id — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Diana Amaliyah Verawatiningsih, berharap Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dapat menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi lebih maju dan dekat dengan permasalahan umat.
Muktamar yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, diharapkan menjadi momentum bagi NU untuk memperkuat perannya sebagai kekuatan moral dan sosial di Indonesia.
“Saya berharap Muktamar NU menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa NU semakin maju, semakin dekat dengan persoalan umat, serta terus menjadi cahaya bagi Indonesia,” tegas Diana.
Diana menekankan bahwa NU memiliki sejarah panjang dalam pembangunan bangsa. Sebagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, NU tidak hanya berperan dalam kehidupan umat tetapi juga menjaga nilai kebangsaan, toleransi, dan persatuan di tengah keberagaman.
Ia berharap seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU dilaksanakan dengan memprioritaskan musyawarah, penghormatan, dan persaudaraan. “NU adalah penjaga moral bangsa. Muktamar ke-35 kali ini harus menunjukkan kedewasaan, kebersamaan, dan teladan demokrasi bagi masyarakat luas,” ujar Diana.
Kekuatan NU, menurutnya, terletak pada kemampuannya menjadi rumah bagi berbagai elemen masyarakat. Diana juga menilai NU harus terus dijaga sebagai organisasi mandiri dengan peran sosial yang kuat.
“Negara membutuhkan keberadaan organisasi kemasyarakatan keagamaan yang sehat dan kuat. Ormas seperti NU memiliki peran penting dalam menjaga nilai moral publik, memperkuat kehidupan demokrasi, dan merawat persatuan bangsa,” kata mantan aktivis mahasiswa tersebut.
Diana menyoroti bahwa politik kebangsaan merupakan bagian dari sejarah NU. Namun, ia percaya kekuatan NU akan semakin besar jika mampu mempertahankan posisinya sebagai kekuatan masyarakat sipil yang bebas dari kepentingan politik praktis.
Dia berharap kepemimpinan yang lahir dari Muktamar ke-35 dapat meneruskan tradisi NU dalam menjaga persaudaraan, memperkuat kemaslahatan umat, serta memberikan kontribusi bagi bangsa. “Semoga seluruh proses Muktamar dapat berjalan dengan penuh penghormatan dan mengedepankan musyawarah,” tutupnya.





