Program KNMP Prabowo Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan Indonesia

Jakarta, Maret.id — Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto sangat penting untuk dipercepat dan diperkuat dalam hal perencanaan dan pelaksanaan teknis.
Anggota Komisi IV DPR RI, Riyono Caping, mengungkapkan bahwa 100 titik yang telah dibangun pada tahun 2025, berdasarkan instruksi Presiden Prabowo, dapat dijadikan modal awal dan percontohan untuk KNMP yang akan dikembangkan pada tahun 2026 dengan target 1.000 titik di tahun 2027.
“KNMP ini gabungan antara spirit infrastruktur di kawasan pesisir dan ekonomi biru pada skala nelayan untuk melahirkan nelayan sejahtera dan laut lestari. Itu cita-cita besar yang harus terus disuntikkan kepada nelayan dan pengurus KNMP,” kata Riyono.
Dikatakannya, negara maju dan nelayan sejahtera selalu menempatkan nelayan sebagai aktor utama dalam pembangunan sektor maritim. Berbagai bentuk dukungan seperti layanan solar bersubsidi dan program ekonomi berbasis kelembagaan yang kuat menjadi krusial bagi kesejahteraan nelayan.
“Pelaksanaan KNMP perlu disiapkan dengan matang. Proses fisik dan rencana bisnis harus didukung oleh sumber daya manusia yang unggul. Bisnis perikanan ini adalah bisnis mental petarung yang harus siap menghadapi setiap kondisi,” imbuh Riyono.
Kesejahteraan nelayan menunjukkan peningkatan, dari 102,45 poin pada tahun 2024 menjadi 103,67 poin pada tahun 2025. Namun, tantangan untuk menciptakan nelayan modern dan sejahtera tetap besar, mengingat 90% dari 3 juta nelayan di Indonesia masih memiliki kapal di bawah 5 GT dan mayoritas berpendidikan rendah.
“Lahirnya KNMP bisa menjadi sekolah bisnis dan sekaligus pasar nelayan yang akan memicu pertumbuhan ekonomi pesisir dan meningkatkan kelas pelaku usaha,” tegasnya.
Program KNMP, yang diperkirakan memerlukan anggaran hingga Rp6 triliun untuk 1.000 titik di seluruh Indonesia, merupakan komitmen Komisi IV untuk memastikan visi poros maritim dunia dapat dirasakan oleh nelayan.
Negara harus terus memperhatikan kelangsungan hidup para nelayan, sehingga percepatan program ini diharapkan dapat mempercepat kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir. “Indonesia negara kaya akan sumber daya maritim, lahirnya KNMP akan menjadi salah satu pilar yang kompetitif untuk memastikan bahwa sumber daya alam kita digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat,” tutup Riyono Caping.





