Prabowo: Investasi Besar

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia akan segera kedatangan investasi besar dalam waktu dekat.
“Dalam beberapa minggu ke depan, tunggu saja, akan ada investasi besar-besaran masuk ke Indonesia,” ujar Prabowo dalam program Presiden Prabowo Menjawab, dikutip pada Kamis, 17 September 2026.
Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa realisasi investasi hingga Juni 2026 telah mencapai Rp1.010 triliun. Angka ini mencerminkan bahwa aktivitas investasi tetap berjalan sesuai target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pada tahun 2025, realisasi investasi tercatat mencapai Rp1.931 triliun, berkontribusi terhadap penciptaan 2,7 juta lapangan kerja. Hingga 2026, sekitar 1,4 juta lapangan kerja telah tercipta.
Prabowo menekankan bahwa investasi tersebut berasal dari penanaman modal yang masuk ke Indonesia, bukan dari program pemerintah. Dia menjelaskan bahwa keyakinannya muncul setelah bertemu dengan sejumlah pelaku usaha besar dunia yang memandang positif fundamental ekonomi Indonesia.
“Saya sudah bertemu dengan pemain-pemain besar di dunia. Mereka datang ke Indonesia dan tahu bahwa fundamental ekonomi kita kuat dan aman,” kata Prabowo.
Dia juga mengaitkan optimisme terhadap beberapa indikator makroekonomi Indonesia, termasuk tingkat inflasi dan rasio utang. Dikatakan bahwa inflasi Indonesia kini berada pada level 2,92 persen, lebih rendah dibandingkan dengan Filipina yang mencapai 6 persen, India 4,6 persen, dan Prancis 5,4 persen.
“Semua orang percaya kepada Indonesia. Itulah sebabnya mereka mau datang ke sini. Saya sangat optimis,” sambung Prabowo.
Dia merujuk proyeksi Goldman Sachs yang memperkirakan Indonesia dapat menjadi salah satu ekonomi terbesar dunia pada tahun 2050. “Semua dunia yakin Indonesia akan menjadi ekonomi ke-6, ke-5, ke-4 dalam 25 tahun ke depan,” tegas Prabowo.





