Politik

Eri Cahyadi Dukung Usaha Menjahit Lewat Bansos Intan DPD PDIP Jatim

Jakarta, Maret.id — Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menekankan pentingnya memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, tidak hanya dalam bentuk bantuan sosial.

Kali ini, Eri memberikan perhatian khusus kepada Intan, seorang ibu yang merawat anak dengan cerebral palsy. Eri mendorong Intan untuk mengembangkan sumber pendapatan tambahan guna memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya.

“Kalau hanya diberikan bantuan, misalnya Rp200 ribu sebulan, ditambah bantuan beras, itu belum tentu bisa mengubah hidup. Lebih baik kita bantu agar ada usaha yang bisa terus dijalankan,” kata Eri, pada Kamis (17/9/2026).

Langkah awal dimulai ketika Intan menghubungi Eri melalui pesan langsung, menyampaikan kebutuhan pampers untuk anaknya yang sudah berusia 20 tahun. Eri kemudian melakukan kunjungan ke rumah Intan untuk melihat secara langsung kondisi keluarganya.

Dalam kunjungan tersebut, Eri menemukan bahwa Intan sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online sambil merawat anak dan ibunya. Intan harus membagi pendapatannya untuk memenuhi berbagai kebutuhan keluarga.

“Mba Intan mengirim DM kepada saya menceritakan kondisi keluarganya. Ia memiliki anak dengan cerebral palsy dan hanya meminta bantuan pampers,” ujar Eri.

Eri menggarisbawahi bahwa bantuan sosial tetap diperlukan, terutama saat masyarakat menghadapi kebutuhan mendesak. Namun, ia juga menyarankan agar bantuan tersebut disertai dengan pelatihan keterampilan untuk membuka peluang penghasilan baru.

“Mba Intan tetap bisa ojek online, tetapi setelah itu belajar memotong jahitan. Nanti saya bantu dengan mesin jahit,” tuturnya.

Eri menambahkan bahwa keterampilan menjahit ini dapat dilakukan bersamaan dengan pekerjaan utama Intan. Ia berharap pendekatan ini akan mengubah kondisi ekonomi keluarga Intan secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Eri tetap menegaskan pentingnya memenuhi kebutuhan dasar anak Intan, termasuk pampers yang menjadi kebutuhan sehari-hari. Ia memahami bahwa kondisi setiap keluarga berbeda dan tidak dapat dinilai hanya dari tampilan luar.

“Kondisi keluarga tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan setiap rumah tangga tidak selalu bisa dilihat hanya dari apa yang tampak secara kasatmata,” jelas Eri.

Eri mengajak masyarakat untuk saling mendukung dan memperkuat gotong royong di tengah komunitas. “Semoga warga Surabaya semakin guyub, semakin rukun, senang saling membantu, dan seluruh warga Surabaya bahagia,” pungkas Eri Cahyadi, politisi PDI Perjuangan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button