Politik

Manuver Armuji: Respon Tegas Antisipasi El Nino 2026

Jakarta, Maret.id — Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji, melakukan peninjauan di kawasan hutan mangrove di pesisir timur Surabaya. Kegiatan ini merupakan langkah proaktif dalam menghadapi potensi ancaman dari fenomena El Nino yang diprediksi akan mencapai puncaknya antara Juli hingga September 2026.

Antisipasi Dampak El Nino

Pada Jumat, 22 Mei 2026, Armuji bersama kader PDI Perjuangan meninjau beberapa lokasi penting, di antaranya Gunung Anyar, Wonorejo, dan Mbulak. Peninjauan ini dilaksanakan berdasarkan instruksi dari DPP PDI Perjuangan yang mengharuskan setiap kader untuk mengawasi dan menjaga kondisi lingkungan di wilayah mereka masing-masing.

“Sesuai instruksi DPP, kami ditugaskan untuk memastikan bahwa lingkungan tetap aman dan terjaga,” ujar Armuji dalam kesempatan tersebut. Ia melaporkan bahwa kondisinya di kawasan mangrove Surabaya masih terpelihara dengan baik, tanpa adanya laporan mengenai aktivitas ilegal seperti penebangan liar atau pencemaran lingkungan.

Pentingnya Hutan Mangrove bagi Lingkungan

Armuji menekankan fungsi krusial hutan mangrove sebagai benteng alami untuk mengatasi masalah abrasi dan melindungi kawasan pesisir dari dampak perubahan iklim. “Ancaman El Nino yang bisa menyebabkan cuaca ekstrem tidak boleh dianggap remeh. Kita perlu menjaga ekosistem lingkungan sedini mungkin,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan, akar pohon mangrove memiliki kekuatan untuk menahan abrasi, sehingga dapat menjaga daratan pesisir dari ancaman air laut yang dapat mengikis wilayah tersebut. Selain itu, keberadaan mangrove turut berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir secara keseluruhan.

Masyarakat Diajak Berperan serta

Dalam peninjauan ini, Armuji turut melihat ekosistem mangrove yang masih hidup dengan baik, terlihat dari keberadaan burung dan satwa liar lainnya. “Airnya masih bersih, burung-burung masih ada, bahkan monyet juga terlihat hidup di kawasan ini. Itu menunjukkan bahwa ekosistemnya masih dalam kondisi baik,” tuturnya.

Wakil Wali Kota Surabaya itu mengajak masyarakat untuk lebih aktif menjaga kelestarian hutan mangrove sebagai salah satu langkah penting dalam menjaga masa depan lingkungan Kota Surabaya. Ia berharap kawasan pesisir di Surabaya dapat dilindungi dari ancaman abrasi serta kerusakan lingkungan akibat perubahan iklim.

“Jika kita bersama-sama merawat mangrove, kita dapat memastikan pesisir Surabaya akan aman dan lingkungan tetap lestari di masa yang akan datang,” pungkas Armuji.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button