Ekonomi

Pertamina Group sebar 4.400 hewan kurban perkuat ekonomi lokal

Jakarta, Maret.id — Pertamina menyembelih ribuan hewan kurban yang merupakan hasil patungan para pekerja dan kontribusi perusahaan, kemudian mendistribusikan dagingnya kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi dari Sabang hingga Merauke. Kegiatan ini dilaksanakan serentak di berbagai unit operasi dan kantor wilayah sebagai bagian dari tradisi Iduladha perusahaan.

Sebanyak 46 persen dari jumlah hewan kurban tersebut merupakan sapi, sementara sisanya terdiri dari kambing dan domba. Proporsi ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang beragam di daerah operasi.

Skala dan Distribusi

Distribusi daging kurban dilakukan secara langsung kepada warga yang membutuhkan di wilayah-wilayah operasional Pertamina. Proses penyaluran melibatkan koordinasi antar unit dan jaringan kantor wilayah agar bantuan cepat tepat sasaran.

Beberapa unit operasi juga melibatkan aparat setempat dan organisasi kemasyarakatan untuk memastikan transparansi dalam pendistribusian. Upaya tersebut dilakukan agar manfaat kurban dapat menjangkau penerima di pelosok dan komunitas rentan.

Makna Sosial dan Budaya

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menyatakan bahwa kegiatan kurban bukan sekadar ritual ibadah tahunan, melainkan sarana memperkuat empati dan kebersamaan. Pernyataan itu disampaikan Baron dalam keterangan tertulis pada Kamis, 28 Mei 2026.

Menurut Baron, nilai esensial Iduladha bagi Pertamina terletak pada dampak nyata yang dirasakan masyarakat, bukan pada angka atau kuantitas hewan yang dikumpulkan. Pendekatan ini menekankan kualitas interaksi antara perusahaan dan warga lokal.

Aktivitas Pendukung di Lapangan

Selain penyembelihan dan pembagian daging, beberapa unit operasi menggelar Salat Iduladha berjamaah yang melibatkan pekerja, keluarga, dan warga sekitar. Kegiatan keagamaan ini dinilai mampu mempererat solidaritas komunitas di sekitar lokasi operasi.

Pelaksanaan acara juga diwarnai dengan program pendukung lain seperti pemeriksaan kesehatan hewan kurban dan sosialisasi keamanan pangan. Langkah-langkah tersebut bertujuan menjaga integritas bantuan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat penerima.

Harmoni hubungan dengan komunitas lokal dianggap krusial oleh manajemen Pertamina untuk menciptakan iklim operasional yang kondusif. Dekatnya hubungan emosional antara pekerja dan warga diyakini berkontribusi pada produktivitas serta kesinambungan operasional perusahaan.

Baron menegaskan bahwa dengan semangat berbagi dan solidaritas, Pertamina berkomitmen melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan secara berkelanjutan. Komitmen ini juga sejalan dengan upaya menjaga ketahanan energi nasional melalui hubungan yang kuat dengan masyarakat.

Program kurban tahunan ini sekaligus menjadi momen evaluasi bagi perusahaan untuk meningkatkan efektivitas program CSR di masa mendatang. Pertamina berharap langkah-langkah kemanusiaan seperti ini dapat memperkuat jaringan sosial dan menjawab kebutuhan riil komunitas di berbagai daerah operasi.

Kegiatan tersebut kembali menegaskan peran perusahaan migas milik negara dalam mendukung kesejahteraan sosial, khususnya pada momen keagamaan yang memiliki nilai solidaritas tinggi. Langkah kolektif pekerja dan perusahaan dalam menyelenggarakan kurban diharapkan terus berlanjut dan berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button