Ekonomi

IIW Indonesia 2026 Gandeng Industri Global dan Dorong Investasi Infrastruktur

Jakarta, Maret.id — Pameran International Industrial Week (IIW) Indonesia 2026 menampilkan lebih dari 1.800 peserta pameran dan dihadiri pembeli serta pengunjung profesional dari lebih 15 negara, menjadikannya salah satu ajang industri internasional terbesar di Tanah Air.

Partisipasi Global dan Skala Pameran

Penyelenggaraan tahun ini menghadirkan eksibitor dari berbagai negara dan sektor, termasuk manufaktur, mesin industri, logistik, otomasi, energi, serta material handling. Kehadiran delegasi internasional menunjukkan minat yang kuat terhadap peluang investasi dan kerja sama teknologi di Indonesia.

Larissa Zhou, President Director PT Meorient Exhibition International, menyatakan IIW lebih dari sekadar pameran karena juga menjadi wadah kolaborasi dan pertukaran gagasan antarpelaku industri. “Kami berharap pameran ini dapat melahirkan berbagai kemitraan strategis yang mendukung perkembangan industri di masa depan,” ujar Larissa dalam keterangannya di Jakarta, Kamis 4 Juni 2026.

Ragam Agenda Pendukung

Selain stan pameran, IIW Indonesia 2026 menyelenggarakan agenda pendukung seperti business matching, business forum, seminar industri, sesi networking, dan presentasi produk. Kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan pembuat keputusan, investor, dan penyedia teknologi dalam format yang mendorong transaksi dan transfer teknologi.

Pameran yang berlangsung hingga 6 Juni 2026 memfokuskan pada pengenalan inovasi serta solusi industri yang aplikatif untuk pasar domestik dan ekspor. Para peserta menampilkan teknologi otomasi, solusi energi terbarukan, komponen mesin presisi, serta sistem logistik dan material handling yang semakin terintegrasi.

Dorongan untuk Daya Saing Nasional

Ketua Umum Gabungan Industri Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA), Dadang Asikin, menilai IIW sebagai momentum penting untuk memperkuat daya saing industri nasional. Ia menekankan bahwa forum internasional seperti IIW dapat mendorong kolaborasi baru, transfer teknologi, dan peluang investasi yang mendukung transformasi industri.

Menurut Dadang, kolaborasi lintas negara dan sektor diperlukan untuk menjadikan industri manufaktur Indonesia lebih modern dan mandiri. Langkah itu penting agar produk dalam negeri mampu bersaing di pasar global dengan nilai tambah yang lebih tinggi.

Peran Pemerintah Daerah dan Sinergi Publik-Swasta

Kepala Bidang Perindustrian Provinsi DKI Jakarta, Juanda Permana Jaya, menegaskan pentingnya sinergi antara pelaku industri, pemerintah daerah, dan mitra internasional. Ia menyatakan pameran seperti IIW memberi ruang bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan dan memahami perkembangan teknologi terbaru.

Juanda menambahkan bahwa dukungan kebijakan dan fasilitasi dari pemerintah diperlukan untuk mempercepat adopsi teknologi dan meningkatkan investasi di sektor strategis. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong transformasi industri yang berkelanjutan dan meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri.

Penyelenggara menyatakan hasil pertemuan bisnis dan perjanjian yang muncul selama pameran akan dipantau sebagai indikator keberhasilan. Pelaku industri berharap agenda seperti business matching dapat berujung pada kontrak dan proyek yang konkret.

IIW Indonesia 2026 juga menjadi platform bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk memperkenalkan solusi serta mencari mitra bisnis. Dengan dukungan jaringan global, pelaku usaha diharapkan dapat memperbesar peluang ekspor dan masuk ke rantai pasok internasional.

Para pengamat industri menyebutkan bahwa pameran berskala internasional penting untuk mempercepat modernisasi industri nasional. Ke depan, tantangan utama adalah memastikan adopsi teknologi yang tepat guna serta peningkatan sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan dan memelihara teknologi baru.

Penyelenggara menargetkan agar momentum IIW dapat dilanjutkan menjadi agenda tahunan yang semakin memperkuat ekosistem industri Indonesia. Harapannya, rangkaian kegiatan ini tidak hanya menghasilkan transaksi jangka pendek tetapi juga kemitraan strategis yang berkelanjutan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button