Ekonomi

Purbaya bantah isu mundur dan raih kepercayaan pasar

Jakarta, Maret.id — Purbaya Yudhi Sadewa membantah keras kabar yang menyebutkan ia akan melepas jabatan Menteri Keuangan dan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tugas karena menurutnya isu itu tidak berdasar. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat menghadiri konferensi pers program APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026.

Bantahan Tegas dari Menteri Keuangan

Purbaya berkelakar sambil bangkit dari kursinya bahwa ia lebih memilih “maju” ketimbang mundur. “Saya diisukan mundur? Enggak, malah maju. Saya enggak tahu isunya dari mana itu, masif banget itu di media,” ujarnya disertai tawa saat memberikan keterangan pers.

Purbaya menegaskan sampai saat ini ia masih menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala Kementerian Keuangan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga konsistensi kebijakan fiskal dan kelancaran penyusunan APBN.

Isu Pergantian yang Beredar

Sebelumnya beredar informasi di sejumlah kanal media dan jejaring sosial yang mengklaim adanya rencana penggantian menteri. Dalam narasi yang berputar, nama mantan Menteri Keuangan periode 2013-2014, Chatib Basri, disebut sebagai salah satu calon pengganti jika benar terjadi perombakan.

Selain Chatib, beberapa pemberitaan juga menyinggung nama lain yang diduga kandidat, namun Purbaya dan pihak Kementerian belum mengonfirmasi kebenaran daftar tersebut. Hingga konferensi pers berlangsung, tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah pusat mengenai rencana mutasi kabinet.

Reaksi Pemerintah dan Dampak Kebijakan

Sikap tegas Menteri Keuangan ini menjadi upaya meredam spekulasi yang dinilai dapat memengaruhi sentimen pasar dan stabilitas administrasi fiskal. Analis pasar memantau berita tersebut karena perubahan pimpinan kementerian keuangan berpotensi berdampak pada persepsi investor terhadap kesinambungan kebijakan ekonomi.

Pejabat Kementerian Keuangan menyatakan fokus saat ini tetap pada penyusunan dan implementasi APBN serta upaya pemulihan ekonomi. Mereka menekankan perlunya informasi yang terverifikasi sebelum menyebarkan kabar terkait perubahan pejabat tinggi negara.

Klarifikasi dan Harapan Publik

Purbaya meminta publik dan media untuk mengedepankan verifikasi berita agar tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak perlu. Ia menegaskan akan terus berkomunikasi terbuka melalui saluran resmi kementerian untuk memastikan transparansi kebijakan.

Masyarakat dan pelaku pasar menaruh perhatian terhadap kesinambungan kebijakan fiskal, sehingga klarifikasi semacam ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan. Pemerintah diharapkan dapat merespons isu serupa dengan cepat agar stabilitas kebijakan tetap terjaga.

Pernyataan Purbaya yang hadir di konferensi APBN KiTa mencerminkan upaya kementerian menjaga momentum pelaksanaan program fiskal. Hingga laporan ini disusun, tidak ada konfirmasi resmi mengenai rencana mutasi jabatan yang lebih luas dari pihak Istana Kepresidenan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button