Ekonomi

Akses listrik semakin meluas, pelanggan listrik PLN tembus 96,2 juta

Jakarta, Maret.id — Bagi jutaan keluarga di Indonesia, hadirnya listrik bukan sekadar penerangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menghadirkan kehidupan yang lebih produktif.

PLN mencatat penambahan 3,3 juta pelanggan baru sepanjang 2025 sehingga total pelanggan mencapai 96,2 juta. Pertumbuhan itu merupakan bagian dari upaya memperluas akses energi hingga ke wilayah terpencil.

Pertumbuhan Pelanggan pada 2025

Kenaikan pelanggan terbesar terjadi pada segmen rumah tangga, yang meningkat 2,74 juta pelanggan atau sekitar 3,2% dari tahun sebelumnya menjadi 87,40 juta pelanggan. Segmen bisnis juga tumbuh signifikan sekitar 8,8% YoY, dari 5,15 juta menjadi 5,60 juta pelanggan.

Sektor industri meningkat sekitar 18,6% YoY, dari 253 ribu menjadi 300 ribu pelanggan, mencerminkan kebutuhan energi untuk mendukung kegiatan produksi. Segmen sosial naik sekitar 4% menjadi 2,17 juta pelanggan, sedangkan pelanggan pemerintah meningkat menjadi 659 ribu atau tumbuh sekitar 4,8%.

Program Perluasan Akses Energi

Pertumbuhan pelanggan didukung oleh berbagai program perluasan akses listrik seperti Program Listrik Desa (Lisdes), Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, serta inisiatif Light Up The Dream (LUTD) yang didanai dari donasi pegawai PLN. Program-program ini ditujukan untuk mempercepat sambungan baru di kawasan yang selama ini belum terlayani secara memadai.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan capaian tersebut tak lepas dari dukungan Pemerintah melalui Kementerian ESDM yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dan merata. Pernyataan itu disampaikan oleh Darmawan pada Minggu, 7 Juni 2026, sebagai bentuk apresiasi terhadap kolaborasi antara BUMN dan pemerintah pusat.

Dampak Ekonomi dan Kontribusi Pendapatan

Bertambahnya jumlah pelanggan turut memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan penyambungan pelanggan yang tercatat sebesar Rp2,24 triliun pada 2025 atau tumbuh 28,4% dibandingkan 2024. Menurut PLN, lonjakan pendapatan tersebut mencerminkan peningkatan permintaan layanan kelistrikan seiring pulihnya aktivitas ekonomi di berbagai daerah.

“Peningkatan jumlah pelanggan menjadi indikator tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Indonesia, sekaligus mencerminkan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan telah dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat,” ujar Darmawan. Peningkatan ini juga terlihat pada pertumbuhan pelanggan sektor industri yang menunjukkan adanya ekspansi produksi dan investasi.

PLN menilai bahwa ketersediaan listrik yang lebih merata turut mendukung layanan publik dan fasilitas sosial sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat meningkat. Tambahan sambungan di fasilitas publik dan pelayanan sosial menjadi salah satu faktor meningkatnya pelanggan pemerintah dan sosial.

Agenda Transformasi PLN

Sebagai perusahaan milik negara yang terus berinovasi, PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan pilihan nomor satu bagi pelanggan untuk solusi energi. Transformasi ini mencakup upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi end to end, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, PLN menyatakan komitmen menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emission (NZE) dan menghadirkan proses bisnis yang lebih efisien serta berkelanjutan. Langkah-langkah ini diharapkan memperkuat keandalan pasokan listrik untuk mendukung pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif di seluruh Indonesia.

Dengan capaian 2025 sebagai pijakan, PLN menegaskan akan terus memperkuat infrastruktur kelistrikan, memperluas akses energi, serta meningkatkan keandalan pasokan listrik guna mendukung pemerataan pembangunan. Ke depan, perusahaan berencana mempercepat inisiatif-inisiatif yang dapat mendukung ketersediaan energi bersih sekaligus memperkuat layanan bagi pelanggan di berbagai lapisan masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button