Ekonomi

IHSG Melejit 2,68 Persen dan Tembus 6.043 Ditopang Sektor Energi

Jakarta, Maret.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup sesi I perdagangan siang ini dengan lonjakan signifikan sebesar 2,68 persen atau bertambah 157,520 basis poin sehingga berada pada level 6.043,552. Kenaikan ini menempatkan bursa domestik kuat di zona hijau setelah dibuka dengan volatilitas tinggi sejak awal sesi.

Pergerakan Intraday

Sejak bel pembukaan pagi tadi, IHSG bergerak dinamis dengan rentang harian yang cukup lebar. Indeks tercatat membuka di level terendah hari ini pada 5.886 dan sempat menguat hingga mencapai batas atas intraday di level 6.057 sepanjang sesi pertama.

Pergerakan pasar pagi hingga siang dipengaruhi oleh aliran beli yang masif dari berbagai segmen saham. Aksi beli ini menciptakan dominasi tren bullish yang terlihat dari jumlah emiten yang menguat jauh lebih banyak dibandingkan yang melemah.

Kondisi Likuiditas dan Saham Penggerak

Aktivitas perdagangan terpantau sangat likuid pada sesi pertama, dengan beberapa saham blue-chip memimpin nilai transaksi. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) tercatat sebagai saham dengan nilai transaksi terbesar dan menjadi motor penggerak reli pasar.

Konsentrasi transaksi pada saham-saham berkapitalisasi besar tersebut turut memperkuat sentimen positif dan mendukung penguatan indeks. Lonjakan pada saham-saham ini juga mencerminkan tingginya minat investor terhadap sektor-sektor tertentu pada perdagangan hari ini.

Sektor-sektor yang Memimpin

Sebagian besar indeks sektoral mencatatkan penguatan signifikan sehingga menopang laju IHSG, di mana sektor bahan baku (basic materials) dan energi menjadi pemimpin reli. IDXBasic tercatat menguat 5,76 persen sedangkan IDXEnergy meningkat 5,24 persen, kedua sektor ini menjadi pendorong utama kenaikan hari ini.

Sektor industri mencatat kenaikan 4,34 persen dan sektor transportasi menguat 3,62 persen, sementara sektor non-siklikal naik 2,63 persen. Sektor siklikal melonjak 2,30 persen, sektor properti menguat 2,02 persen, sektor teknologi naik 1,03 persen dan sektor keuangan menambah 0,92 persen pada penutupan sesi pertama.

IDXHealth menjadi satu-satunya indeks sektoral yang melemah pada sesi ini dengan penurunan 0,92 persen. Penurunan ini merupakan pengecualian terhadap tren optimistis yang berlangsung secara luas di pasar saham domestik.

Ikhtisar Breadth Pasar

Dari sisi breadth pasar, penguatan terbilang luas dengan 610 saham menguat sementara 101 saham melemah dan sisanya bergerak stagnan. Rasio penguatan terhadap pelemahan ini menunjukkan kondisi pasar yang berpihak pada pembeli pada paruh pertama perdagangan hari ini.

Sejumlah indeks minor papan atas lainnya juga mengikuti tren penguatan bersama IHSG pada penutupan sesi pertama. Pergerakan kompak ini memberi indikasi adanya sentimen positif yang terdistribusi ke berbagai lapisan kapitalisasi pasar.

Peluang dan risiko masih akan menentukan arah lanjutan perdagangan pada sesi sore, terutama terkait dinamika harga komoditas global dan rilis data ekonomi. Pelaku pasar diperkirakan akan terus mencermati arus modal, kinerja emiten, serta perkembangan eksternal yang dapat memicu koreksi atau kelanjutan reli pada penutupan hari ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button