Layanan Kereta Listrik KAI Group Mengangkut 166,15 Juta Penumpang

Jakarta, Maret.id — Layanan transportasi kereta listrik milik KAI Group mencatat prestasi luar biasa dengan mengangkut sebanyak 166.154.342 pelanggan di area perkotaan selama periode Januari hingga Mei 2026. Pencapaian ini menunjukkan potensi besar kereta listrik dalam mengurangi emisi karbon, dengan total pengurangan emisi mencapai 15.350 ton gas karbon dioksida ekuivalen.
Pencapaian KAI Group dalam Angkutan Ramah Lingkungan
KAI Group secara resmi mengumumkan pencapaian ini pada tanggal 13 Juni 2026. Data yang dipaparkan mencerminkan komitmen perusahaan dalam menyediakan transportasi ramah lingkungan di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat perkotaan. Anne Purba, Vice President Corporate Communication KAI, menjelaskan bahwa keberadaan armada ramah lingkungan ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan transportasi modern.
“Kereta listrik perkotaan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Perjalanan menjadi lebih terukur, kapasitas layanan besar, dan emisi yang dihasilkan per pelanggan jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi,” ujar Anne, menjelaskan keunggulan dari layanan kereta listrik KAI.
Keberhasilan LRT Jabodebek dan Commuter Line
LRT Jabodebek, sebagai salah satu layanan terbaru, menunjukkan keberhasilan yang signifikan dengan melayani 13.211.856 penumpang. Ini merupakan peningkatan sebesar 23,16 persen dibandingkan periode sebelumnya, yang sebesar 10.727.798 penumpang. LRT ini hanya menghasilkan emisi karbon sebesar 15 gram per penumpang per kilometer, jauh lebih rendah dibandingkan sepeda motor yang mencapai 37 gram per kilometer.
Sementara itu, Commuter Line Jabodetabek berperan besar dalam pencapaian tersebut dengan mengangkut 146.259.555 penumpang, meningkat sebesar 5,81 persen dibanding tahun lalu yang tercatat 138.227.725 penumpang. Laporan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan bahwa Commuter Line memiliki emisi sebesar 34,03 gram per penumpang, sementara mobil pribadi memproduksi emisi sebanyak 42 gram per kilometer.
Peningkatan Layanan Transportasi di Seluruh Indonesia
KAI Group juga mengoperasikan layanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta yang berhasil melayani 1.013.574 pelanggan, mengalami peningkatan 14,78 persen dari tahun sebelumnya. Di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Commuter Line Yogyakarta mencatat 3.854.340 pelanggan, tumbuh 7,88 persen dibanding periode sebelumnya.
LRT Sumatera Selatan, sebagai sarana transportasi modern pertama di pulau Sumatera, juga sukses melayani sebanyak 1.815.017 pelanggan. Layanan ini menghubungkan berbagai pusat aktivitas strategis di Kota Palembang dengan teknologi sistem listrik aliran bawah bertegangan 750 V DC.
Wisnu Pramudya, Executive Vice President Corporate Secretary KAI, menegaskan pentingnya peralihan menuju transportasi publik berbasis listrik. “Setiap pelanggan yang beralih ke transportasi publik berbasis listrik ikut membantu menekan beban emisi transportasi harian. KAI Group berkomitmen untuk terus memperkuat layanan urban agar semakin mudah diakses, nyaman digunakan, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan,” ungkap Wisnu.
Dengan pencapaian ini, KAI Group membuktikan bahwa investasi dalam infrastruktur transportasi yang ramah lingkungan dapat menjadi solusi bagi permasalahan kemacetan dan polusi udara di kota-kota besar Indonesia.





