Ekonomi

Harga Sawit Melonjak ke 4.551 Ringgit Didorong Sentimen Minyak Global

Kuala Lumpur, Maret.id — Kontrak minyak sawit mentah (CPO) untuk pengiriman Juli di Bursa Malaysia tercatat naik tipis 0,02 persen menjadi 4.551 Ringgit per metrik ton pada jeda siang perdagangan, didorong oleh sejumlah faktor pasar domestik dan internasional.

Pergerakan Harga di Bursa

Kenaikan tipis harga CPO di bursa mencerminkan respons pasar terhadap penguatan harga minyak nabati pesaing di pasar global. Minyak kedelai (soyoil) yang diperdagangkan di bursa Dalian dan Chicago mengalami penguatan, sehingga meningkatkan daya tarik minyak sawit sebagai alternatif bagi pembeli yang bersaing di pasar internasional.

Faktor Pemicu Kenaikan Permintaan

Kenaikan harga minyak mentah dunia akibat memanasnya hubungan antara AS dan Iran, serta penutupan sebagian aktivitas di Selat Hormuz, turut mendorong permintaan CPO sebagai bahan baku biodiesel. Selain itu, pelemahan nilai tukar Ringgit terhadap Dolar AS membuat harga CPO lebih kompetitif bagi pembeli internasional, sehingga meningkatkan minat pembelian dari luar negeri.

Stok, Produksi, dan Tren Ekspor

Data terbaru dari Malaysian Palm Oil Board (MPOB) menunjukkan stok sawit Malaysia pada April naik tipis menjadi 2,31 juta ton, seiring lonjakan produksi sebesar 18 persen. Meski ekspor sempat menurun pada bulan sebelumnya, data awal Mei dari Intertek menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan kenaikan ekspor sebesar 8,5 persen, yang dapat menopang prospek permintaan ke depan.

Secara keseluruhan, kombinasi faktor fundamental global dan dinamika nilai tukar menjadi pendorong utama pergerakan harga CPO dalam jangka pendek.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button