Menkop dan Wakil Panglima Sinergi Awasi Operasional Kopdes

Bojonegoro, Maret.id — Menteri Koperasi Ferry menegaskan bahwa tahapan operasionalisasi Koperasi Desa Kedaulatan Pangan (KDKMP) memerlukan sinergi dan kekompakan seluruh pihak agar program dapat berjalan efektif. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan ke Koperasi Desa Merah Putih Ngampel, Bojonegoro, Selasa, 12 Mei 2026.
Hadir dalam kunjungan tersebut jajaran pemerintah dan pelaku usaha, antara lain Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan Kasan, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri La Ode Ahmad P. Bolombo, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, serta Bupati Blora Arief Rohman.
Operasionalisasi KDKMP dan target peluncuran
Menteri Ferry mengatakan proses hingga mencapai tahap operasional bukan pekerjaan ringan. Menurutnya, setelah terbentuknya badan hukum KDKMP melalui musyawarah khusus desa, program dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur fisik seperti gerai dan pergudangan sebelum memasuki fase operasional.
Pemerintah merencanakan peluncuran operasional secara bertahap; tahap awal direncanakan mencakup 1.061 KDKMP di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Peluncuran bertahap ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen sebelum diperluas ke daerah lain.
Koordinasi dan evaluasi pra-operasional
Dalam kesempatan itu, Wakil Panglima TNI melakukan peninjauan sekaligus koordinasi dengan Komandan Kodim (Dandim) setempat untuk memastikan persiapan menghadapi tahap operasional. Menteri Ferry meminta semua pihak bergotong royong dan aktif mengevaluasi kekurangan yang ada agar saat operasional berlangsung, KDKMP dapat berfungsi secara efektif dan berkelanjutan.
Pemerintah berharap kerja sama antara lembaga negara, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan komunitas desa dapat mewujudkan cita-cita pembangunan ekonomi desa yang dicanangkan Presiden melalui penguatan koperasi.





