Ekonomi

Inflasi AS Sesuai Prediksi, Harga Emas Kembali Menguat

Jakarta, Maret.id — Harga emas kembali menguat setelah data inflasi AS yang dirilis sesuai ekspektasi pasar sehingga meredakan kekhawatiran percepatan kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Dampak pelemahan Dolar AS dan imbal hasil US Treasury memicu penguatan harga logam mulia.

Emas spot naik 0,8 persen ke 4.032,74 Dolar AS per ons setelah sempat turun 1 persen di awal sesi.

Emas berjangka AS menguat 1 persen ke 4.047,60 Dolar AS per ons.

Perak spot melonjak 1,7 persen ke 58,38 Dolar AS per ons.

Data inflasi AS tercatat pada level tertinggi sejak April 2023, namun hasilnya tetap sesuai ekspektasi pasar.

CME FedWatch menunjukkan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember berada di angka 80 persen, turun tipis dari perkiraan sebelumnya sebesar 85 persen.

Perubahan ekspektasi suku bunga mendorong pasar obligasi dan mata uang untuk menyesuaikan posisi, memberikan ruang bagi aset safe-haven seperti emas untuk menguat.

Investor kini akan mengamati data ekonomi berikutnya dan pernyataan pejabat The Fed untuk mengetahui arah kebijakan moneter selanjutnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button