ThirdHome Lirik Indonesia Menjadi Target Pasar Strategis di Asia Tenggara

Jakarta, Maret.id — ThirdHome, sebuah perusahaan yang didirikan pada tahun 2010, telah menunjukkan pertumbuhan yang pesat dan kini menjadi jaringan pribadi rumah kedua yang mewah terbesar di dunia. Dengan portofolio yang mencakup 30.000 rumah liburan di lebih dari 2.500 destinasi di seluruh dunia, ThirdHome beroperasi di 100 negara dengan nilai rata-rata properti mencapai 2,4 juta Dolar AS. Keberhasilan perusahaan ini menandai sebuah era baru dalam pariwisata mewah yang lebih berkelanjutan dan eksklusif.
Fokus Ekspansi di Indonesia
Pendiri dan Direktur Utama ThirdHome, Wade Shealy, menekankan pentingnya Indonesia, khususnya Bali, sebagai lokasi strategis untuk ekspansi mereka di kawasan Asia Tenggara. Dalam pernyataannya di acara yang berlangsung di The Langham Jakarta pada 13 Mei 2026, Shealy menyatakan, “Indonesia adalah pilihan yang jelas untuk fase ekspansi kami berikutnya di Asia Tenggara. Status global Bali dan kepadatan rumah kedua mewah yang luar biasa, dikombinasikan dengan kehadiran kami yang sudah mapan di Australia, menjadikannya pasar yang menarik.”
Dengan 85 anggota yang memiliki properti di Indonesia dan hampir 60 orang lainnya yang menunggu untuk bergabung, ThirdHome memiliki potensi besar di pasar ini. Konsep yang diusung memungkinkan pemilik rumah kedua untuk memanfaatkan properti mereka saat tidak digunakan, tanpa perlu repot dengan sistem penyewaan jangka pendek yang seringkali rumit.
Solusi untuk Pemilik Properti Mewah
Salah satu fitur menarik dari ThirdHome adalah kemampuan anggotanya untuk menukarkan waktu tinggal di rumah milik mereka dengan kredit perjalanan, yang disebut “keys.” Kredit ini kemudian dapat digunakan untuk menikmati villa, resort, atau rumah mewah di berbagai negara. Shealy menjelaskan, “Ini merupakan konsep yang unik karena para anggota dapat menukarkan waktu menginap di rumah miliknya dengan kredit perjalanan.”
Inovasi ini menjadi solusi bagi pemilik properti premium yang ingin memaksimalkan pengalaman liburan mereka tanpa terlibat dalam proses penyewaan jangka pendek yang sering kali menyita waktu dan tenaga. “Anggota cukup menawarkan dua minggu masa tinggal di rumah kedua mereka. Dari sana mereka memperoleh kredit perjalanan untuk menikmati pengalaman liburan eksklusif di berbagai negara,” tutupnya.
Dampak terhadap Pariwisata di Indonesia
Ekspansi ThirdHome ke Indonesia membawa sinyal positif bahwa negara ini semakin diakui di peta wisata premium global. Keindahan alam, budaya yang kaya, dan pertumbuhan properti mewah di Indonesia menciptakan kombinasi yang tak tertandingi, menarik perhatian pelaku industri perjalanan internasional. Dengan semakin banyaknya pengunjung yang menginginkan pengalaman lebih personal dan otentik, ThirdHome menawarkan alternatif yang memungkinkan para pelancong untuk merasakan kemewahan di habitat alami mereka sendiri.
Perusahaan ini beroperasi secara global dengan tim yang tersebar di Amerika Utara, Australia, dan Eropa. ThirdHome telah mendapatkan perhatian media internasional dengan tampil dalam publikasi terkemuka seperti Conde Nast Traveler, The New York Times, dan The Wall Street Journal, menunjukkan bahwa mereka mendefinisikan ulang cara pelancong menikmati kemewahan dunia.
Dengan langkah strategis ini, ThirdHome tidak hanya mendiversifikasi penawaran mereka, tetapi juga berkontribusi terhadap perkembangan pasar properti mewah di Indonesia. Para pemilik rumah dapat merasakan manfaat dari jaringan global yang memberikan kenyamanan serta fleksibilitas, menciptakan kesempatan baru dalam sektor pariwisata yang semakin kompetitif.





