Ekonomi

KAI Group 258,99 Juta Penumpang Semester I 2026 Dorong Pasar

Jakarta, Maret.id — “Sepanjang Semester I 2026, KAI Group melayani 258,99 juta pelanggan. Angka ini menunjukkan bahwa kereta api semakin dipilih masyarakat untuk perjalanan yang aman, terjangkau, dan terintegrasi,” ujar Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI.

Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis, Sabtu 4 Juli 2026.

Pada layanan kereta api jarak jauh dan lokal, KAI mengangkut 29,86 juta pelanggan atau meningkat 8,72 persen dibandingkan Semester I 2025, sementara KAI Commuter melayani 204,15 juta pelanggan naik 6,58 persen.

Pertumbuhan tertinggi terjadi pada layanan LRT Jabodebek yang melayani 16,02 juta pelanggan atau melonjak 22,84 persen secara tahunan.

Adapun KA Makassar-Parepare melayani 172.015 pelanggan atau tumbuh 15,44 persen, sedangkan KAI Wisata mencatat kenaikan 64,45 persen menjadi 164.743 pelanggan.

“KAI Group terus memperkuat layanan sesuai karakter pelanggan di masing-masing segmen. Ada pelanggan komuter yang membutuhkan ketepatan dan kapasitas, pelanggan antarkota yang membutuhkan kenyamanan, pelanggan wisata yang mencari pengalaman perjalanan, serta masyarakat daerah yang membutuhkan transportasi publik yang terjangkau,” ujar Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI.

Tak hanya melayani penumpang, KAI juga mengangkut 32,5 juta ton barang selama Semester I 2026.

Angka tersebut terdiri dari 26,53 juta ton batu bara dan 5,96 juta ton komoditas nonbatu bara.

KAI telah mendatangkan 1.080 gerbong datar baru di Sumatera dan mengembangkan layanan KA Brumbung Cargo yang mampu mengangkut hingga 800 ton peti kemas dalam satu rangkaian.

“Layanan barang menjadi salah satu kontribusi penting KAI bagi perekonomian,” ujar Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI.

“Kereta api memiliki keunggulan kapasitas, keteraturan jadwal, dan konektivitas lintas wilayah,” ujar Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI.

“Karena itu, penguatan layanan barang terus kami dorong agar dapat memberi nilai tambah bagi dunia usaha dan rantai pasok nasional,” ujar Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI.

Dalam upaya meningkatkan keselamatan, KAI menutup 172 perlintasan sebidang prioritas sepanjang Semester I 2026 sebagai langkah menekan risiko kecelakaan di jalur kereta api.

Perseroan juga memperluas layanan melalui pengoperasian KA Sangkuriang relasi Bandung-Ketapang, pengoperasian KA Pandalungan 2 relasi Gambir-Jember, aktivasi Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), peningkatan kapasitas KA Rajabasa, serta pengembangan ruang komersial di kawasan stasiun.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button