Ekonomi

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau OPEC+ dan Arab Saudi

Jakarta, Maret.id — Harga minyak mentah Brent pada penutupan perdagangan Senin, 6 Juli 2026, waktu Amerika Serikat, ditutup turun 14 sen menjadi 71,99 Dolar AS per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melemah 13 sen ke 68,55 Dolar AS per barel.

Pergerakan harga yang relatif datar membuat minyak diperdagangkan di kisaran level sebelum memanasnya konflik di Iran.

Sebelumnya pada akhir April, harga Brent sempat melonjak di atas 126 Dolar AS per barel, tertinggi dalam empat tahun.

Pasar saat ini menilai pasokan minyak global mulai kembali stabil.

Penstabilan tersebut didorong oleh keputusan Arab Saudi memangkas harga jual resmi minyaknya, persetujuan OPEC+ untuk kembali menaikkan target produksi mulai Agustus, serta pulihnya ekspor lewat Selat Hormuz.

Selat Hormuz tetap menjadi jalur penting bagi perdagangan energi dunia sehingga pemulihan lalu lintas mengurangi risiko gangguan pasokan regional.

Kondisi ini secara bertahap meredam kekhawatiran atas lonjakan harga jangka pendek dan menurunkan tekanan kenaikan harga di pasar minyak internasional.

Pelaku pasar akan terus memantau perkembangan kebijakan produksi OPEC+ dan dinamika geopolitik di kawasan sebagai faktor penentu arah harga selanjutnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button