Pengurus Dekranas Diminta Tingkatkan Mutu Perajin untuk Ekspor

Jakarta, Maret.id — Di hadapan lebih dari 3.000 pengurus Dekranas dan Dekranasda se-Indonesia, Selvi Gibran menekankan pentingnya pergeseran fokus dari kuantitas kegiatan seremonial menuju kualitas pembinaan yang berdampak nyata bagi perajin lokal.
Mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”, acara ini menjadi momentum krusial bagi kebangkitan sektor kriya nasional. Pembukaan ditandai dengan pemukulan Gendang Pajjajari oleh Selvi Gibran dan prosesi pemotongan tumpeng serta penandatanganan nota kesepahaman antara Bank Indonesia dan Dekranas terkait sinergi program pengembangan sektor kerajinan nasional.
Selvi Gibran memberikan apresiasi tinggi kepada Kota Makassar sebagai tuan rumah yang dinamis dan kaya budaya. Dalam penghormatan kepada tradisi setempat, Selvi tampil mengenakan Baju Bodo bernuansa merah muda lengkap dengan hiasan bando khas Bugis-Makassar.
Jajaran pengurus hadir kompak mengenakan busana adat, termasuk Ketua Harian Dekranas Tri Tito Karnavian dan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.
“Makassar selalu menarik perhatian; hari ini kita tampil berwarna-warni sesuai ciri khas masyarakat Makassar, semua tampil cantik dan memukau, kalau orang Makassar bilang cantik na ngaseng, kalau orang Bugis bilang mancentik manengki,” ujar Selvi Gibran, Istri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Selvi memberi catatan bahwa arah pergerakan organisasi ke depan harus berubah dan keberhasilan Dekranas tidak boleh lagi diukur dari jumlah program semata. “Tidak hanya kuantitas pembinaan yang dibutuhkan, tetapi kualitas pembinaan yang benar-benar menyasar persoalan para perajin sehingga kita bisa mencarikan solusi yang tepat,” ujar Selvi Gibran, Istri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Selvi mengingatkan bahwa tantangan pasar global kian kompleks akibat perubahan selera konsumen yang cepat dan pesatnya digitalisasi. Oleh karena itu, produk kerajinan berbasis bahan baku lokal seperti keramik, serat alam, batu, kayu, hingga logam harus didorong naik kelas melalui peningkatan standar mutu, kemasan menarik, serta prinsip ramah lingkungan.
“Dekranas dan Dekranasda tidak boleh hanya menjadi penyelenggara acara; harus menjadi pendamping, pembina, dan fasilitator yang membantu membuka akses permodalan, pelatihan desain, kemasan, digitalisasi, pemasaran global, manajemen keuangan hingga perizinan ekspor,” ujar Selvi Gibran, Istri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
“Ia juga meminta setiap program pelatihan memiliki target yang terukur dan pendampingan berkelanjutan hingga perajin mampu menembus pasar internasional,” ujar Selvi Gibran, Istri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Usai memberikan arahan, Selvi Gibran bersama Tri Suswati Tito Karnavian meninjau pameran Stan Kriya dan Wastra di lantai dasar TSM Makassar. Pameran menampilkan 200 stan dari berbagai Dekranasda provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia yang memamerkan produk-produk kerajinan unggulan Nusantara.
Penyelenggara berharap sinergi antara Dekranas, Dekranasda, dan Bank Indonesia serta fokus pada peningkatan mutu akan memperkuat daya saing produk kriya Indonesia di pasar internasional. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu, 11 Juli 2026.





