Pertamina Targetkan 1.000 Penerima UMiMAX 2026 Dongkrak UMKM

Jakarta, Maret.id — Program UMiMAX Batch 2026 resmi dibuka oleh Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan bersama jajaran Dewan Komisaris dan Direktur Utama Simon Aloysius Mantiri di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026.
Program pemberdayaan ekonomi ini ditujukan bagi masyarakat rentan seperti pekerja informal, guru honorer, penyandang disabilitas, dan keluarga prasejahtera yang ingin membangun atau mengembangkan usaha ultra mikro.
“UMiMAX tidak hanya memberikan bantuan sarana usaha, tetapi juga pendampingan, pelatihan, hingga penguatan kapasitas bisnis agar penerima manfaat mampu membangun usaha yang mandiri dan berkelanjutan,” kata Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).
“Pertamina membuka pendaftaran UMiMAX Batch 2026 dengan target menjangkau hingga 1.000 penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia,” kata Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero). Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis, Minggu, 12 Juli 2026.
Pada pelaksanaan tahun 2025, UMiMAX menyalurkan bantuan senilai Rp1,17 miliar dan melahirkan 168 usaha baru di bidang kopling, warung makan indo (warmindo), dan mini ATM.
Selama periode Januari-April 2026, usaha-usaha tersebut membukukan omzet sekitar Rp2,7 miliar dengan margin usaha mencapai Rp858 juta.
Salah seorang penerima manfaat, Rahmadi, menyatakan program itu menjadi titik balik bagi perekonomian keluarganya setelah bekerja di kafe, menjadi pengemudi ojek online, dan bekerja sebagai kuli bangunan.
“Saya berterima kasih kepada Pertamina. Dulu saya kerja di kafe, kadang jadi ojol, kadang kuli bangunan. Semoga Pertamina semakin berkah dan lancar,” ujar Rahmadi, penerima manfaat.
Suwandi, penyandang disabilitas, memanfaatkan bantuan UMiMAX untuk mengembangkan usaha mie ayam dengan menambah penjualan minuman dan kopi.
“Awalnya saya jualan mie ayam. Saya ingin menambah usaha kopi dan minuman. Alhamdulillah dapat kesempatan bergabung di UMiMAX,” kata Suwandi, penerima manfaat dan penyandang disabilitas.
Nuryani, warga Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, mengatakan bantuan program memungkinkan peningkatan skala usaha yang sebelumnya dijalankan dari rumah.
“Tadinya saya dagang kecil-kecilan di rumah. Alhamdulillah sekarang bisa berkembang dan menambah penghasilan,” tutur Nuryani, warga Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur.
Program UMiMAX 2026 akan menjangkau wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, serta Sumatera Utara.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi UMiMAX dan seluruh peserta akan mengikuti proses seleksi serta verifikasi bertahap sesuai kriteria yang ditetapkan.
“Seluruh proses pendaftaran dan seleksi UMiMAX tidak dipungut biaya apa pun,” kata Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).
Penerima manfaat yang lolos seleksi akan memperoleh bantuan sarana usaha, pendampingan bisnis, serta pelatihan pengelolaan usaha selama enam bulan yang dijadwalkan berlangsung mulai Agustus 2026 hingga Januari 2027.
“Kami berharap program UMiMAX dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat. Ini merupakan wujud komitmen Pertamina untuk terus menyebarkan energi positif melalui pemberdayaan ekonomi,” kata Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).





