Ekonomi

Logam Global Melemah, Emas Jatuh 3 Persen Imbas Minyak

Jakarta, Maret.id — Harga emas global anjlok setelah lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga Amerika Serikat akan tetap tinggi lebih lama.

Harga emas spot turun 3 persen menjadi 3.996,76 Dolar AS per ons setelah sempat menyentuh level terendah sejak 1 Juli, sementara emas berjangka AS kontrak Agustus ditutup melemah 2,6 persen ke 4.005,70 Dolar AS per ons.

Logam lain juga terkoreksi, dengan harga perak spot turun 3,8 persen ke 57,55 Dolar AS per ons dan platinum turun 1,7 persen menjadi 1.599,47 Dolar AS per ons.

Sentimen pasar diperburuk oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah pengumuman dari Washington mengenai blokade laut terhadap Iran serta rencana pungutan 20 persen bagi kargo yang melintasi Selat Hormuz.

Kebijakan tersebut mendorong harga minyak mentah berjangka melonjak sekitar 5 persen, meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap tekanan inflasi global.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 75 persen bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September.

Investor juga menantikan kesaksian pejabat The Fed di Kongres AS serta rilis data inflasi dan penjualan ritel Amerika Serikat yang diperkirakan akan memengaruhi arah kebijakan moneter.

Tekanan pada logam mulia ini berpotensi mendorong pergeseran alokasi portofolio investor dan mempengaruhi aliran modal ke aset safe haven lainnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button