Ekonomi

Sisa Dana IPO Rp170 Miliar, Fore Pacu Ekspansi Outlet

Jakarta, Maret.id — PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp166,71 miliar hingga akhir semester I-2026. Perseroan masih memiliki sisa dana IPO sebesar Rp170,49 miliar yang direncanakan digunakan sesuai prospektus hingga akhir 2026.

Dalam keterbukaan informasi kepada otoritas pasar modal di Jakarta, Kamis 16 Juli 2026, FORE menyebut telah menghimpun dana IPO sebesar Rp353,44 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi Rp16,24 miliar, perseroan memperoleh dana bersih Rp337,20 miliar.

“Dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40 Tahun 2025 tentang Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, dengan ini kami menyampaikan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2026,” ujar Denny Ngadimin, Sekretaris Perusahaan FORE.

Sebagian besar dana IPO dialokasikan untuk ekspansi gerai dengan anggaran Rp275 miliar. Hingga akhir Juni 2026, realisasi untuk ekspansi mencapai Rp155,71 miliar atau sekitar 56,6 persen dari anggaran tersebut.

Perseroan juga mengalokasikan Rp60 miliar sebagai tambahan modal bagi anak usaha PT Cipta Favorit Indonesia (CFI) untuk mendukung ekspansi outlet. Hingga semester I-2026 realisasinya sebesar Rp11 miliar atau sekitar 18,3 persen, sementara dana untuk modal kerja sebesar Rp2,20 miliar belum terealisasi.

Sisa dana IPO ditempatkan pada rekening giro Bank Mandiri, terdiri atas Rp170,44 miliar dengan bunga 5 persen per tahun dan Rp50,86 juta dengan bunga 0,4 persen per tahun. Manajemen menegaskan seluruh sisa dana akan digunakan sesuai rencana dalam prospektus dengan target penyelesaian pada akhir 2026.

Laporan realisasi ini merupakan bagian dari kepatuhan FORE terhadap ketentuan penggunaan dana hasil penawaran umum sebagaimana diatur regulator pasar modal.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button