Awal Pekan Harga Beras dan Telur Naik, Mendorong Inflasi

Jakarta, Maret.id — Harga sejumlah bahan pokok nasional terpantau naik pada awal pekan, Senin 20 Juli 2026.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat kenaikan beberapa komoditas pokok. Beras kualitas bawah I naik 7,12 persen menjadi Rp15.800 per kilogram, sedangkan beras kualitas super I naik 0,85 persen menjadi Rp17.800 per kilogram.
Kelompok cabai menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi. Cabai merah besar melonjak 18,96 persen menjadi Rp58.350 per kg, dan cabai merah keriting naik 0,42 persen menjadi Rp48.150 per kg.
Sebaliknya, cabai rawit mengalami penurunan harga. Cabai rawit hijau turun 29,57 persen menjadi Rp36.450 per kg dan cabai rawit merah turun 6,84 persen menjadi Rp55.150 per kg.
Untuk kelompok bawang terjadi kenaikan signifikan. Bawang merah naik 9 persen menjadi Rp49.050 per kg, sementara bawang putih ukuran sedang meningkat 10,51 persen menjadi Rp48.900 per kg.
Di sisi protein hewani, beberapa komoditas tercatat menurun. Daging ayam ras turun 1,19 persen menjadi Rp37.450 per kg, daging sapi kualitas I turun 1,3 persen menjadi Rp148.600 per kg, dan daging sapi kualitas II turun 1,62 persen menjadi Rp139.600 per kg.
Komoditas lain menunjukkan tren naik terutama pada telur dan gula. Telur ayam ras segar naik 8,12 persen menjadi Rp31.300 per kg, gula pasir kualitas premium naik 8,13 persen menjadi Rp21.950 per kg, sementara gula pasir lokal tercatat stabil di level Rp19.100 per kg.
Minyak goreng juga mencatat kenaikan harga pada awal pekan ini. Minyak goreng curah naik 4,39 persen menjadi Rp21.400 per liter.
Kenaikan berlanjut pada produk kemasan bermerk. Minyak goreng kemasan bermerek I meningkat 7,84 persen menjadi Rp26.150 per liter dan minyak goreng kemasan bermerek II naik 7,69 persen menjadi Rp25.200 per liter.
Kenaikan harga beberapa bahan pokok ini berpotensi memberikan tekanan pada inflasi dan daya beli rumah tangga, sehingga pemantauan pasokan dan distribusi diperlukan oleh otoritas terkait.





