Prabowo: Bullion Indonesia Kelola 153 Ton Emas Rp359 Triliun

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto menyatakan Bank Emas atau bullion Indonesia dalam satu tahun telah mengelola 153 ton emas senilai 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp359 triliun.
Pernyataan itu disampaikan saat Prabowo memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
“Untuk pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, Indonesia punya Bank Emas, Bullion, yang sekarang sudah mengelola 153 ton emas,” ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
“Sudah mengelola dan 153 ton emas ini nilainya berapa Pak Rosan? 20 miliar dolar,” ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Kepala Negara menilai capaian tersebut menunjukkan kekuatan ekonomi baru Indonesia yang mulai diperhitungkan dunia.
“Ini juga kekuatan ekonomi yang dilihat oleh dunia juga dan saya percaya di tahun-tahun mendatang ini akan juga meningkat,” ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Presiden menambahkan bahwa sejumlah pencapaian strategis Indonesia berkembang secara signifikan meski tidak selalu menjadi sorotan publik.
“Jadi kita ternyata diam-diam kita telah mencapai prestasi-prestasi yang berskala dunia. Saya kira boleh dicek bank mana, Bank Emas mana yang mengelola 153 ton emas dalam satu tahun?” ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Pihak terkait hingga saat ini belum memberikan keterangan tambahan mengenai rincian mekanisme pengelolaan dan nama-nama institusi yang terlibat.





