Ekonomi

Omzet UMKM Cimahi Naik Pasca Sertifikasi Halal BRI Peduli

Jakarta, Maret.id — Usaha rumahan BUNCY milik Lucy Emilda yang dirintis pada 2020 menghadapi masa sulit saat pandemi COVID-19 dan mencari berbagai cara agar tetap bertahan.

Dari dapur sederhana di Cimahi, Jawa Barat, Lucy mulai mengolah cheese stick dengan harapan menjadi sumber pendapatan keluarga.

Di balik setiap kemasan cheese stick tersimpan semangat untuk menghadirkan camilan yang dapat dinikmati oleh semua kalangan serta membawa manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Dalam persaingan industri makanan ringan yang ketat, membangun kepercayaan konsumen menjadi tantangan utama bagi pengembang usaha seperti BUNCY.

Menurut Lucy, kepercayaan konsumen merupakan modal penting sehingga sertifikasi halal dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat daya saing usaha.

“Usaha kuliner, khususnya yang telah memiliki sertifikat halal, lebih mudah mendapatkan kepercayaan konsumen,” ujar Lucy Emilda, pemilik BUNCY. Pernyataan itu dikutip Senin, 20 Juli 2026.

Setelah memperoleh sertifikasi halal, Lucy mengaku lebih percaya diri saat memperkenalkan produknya kepada calon pembeli dan mitra usaha.

Melalui fasilitasi Program Sertifikasi Halal dari BRI, BUNCY memperoleh kesempatan melengkapi legalitas usaha sebagai pijakan untuk berkembang.

Lucy kemudian melanjutkan pengurusan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) agar produk BUNCY memiliki legalitas yang lebih lengkap dan dapat menjangkau pasar lebih luas.

“Setelah memiliki Sertifikasi Halal saya lanjut mengurus Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dengan kelengkapan tersebut saya bisa lebih luas melakukan jangkauan pasar dan berdampak pada peningkatan revenue usaha saya,” ujar Lucy Emilda, pemilik BUNCY.

Bagi Lucy, manfaat program tidak hanya terletak pada sertifikat tetapi juga pada proses pendampingan yang mempermudah seluruh tahapan pengurusan.

Mulai dari persyaratan hingga administrasi, setiap langkah ditempuh dengan arahan yang jelas sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnis.

Kini, BUNCY terus melangkah dengan keyakinan yang lebih besar.

Usaha yang lahir di tengah pandemi ini menjadi bukti bahwa kesempatan dan pendampingan tepat mampu membantu UMKM tumbuh, memperluas pasar, dan berkembang berkelanjutan.

Secara terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyatakan BRI melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli aktif membantu pelaku UMKM lewat pelatihan dan pemberian sertifikasi halal.

BRI berharap pelatihan tersebut mampu menjaga mutu produk, memperluas akses pasar, dan mempersiapkan UMKM untuk naik kelas.

“Kisah Lucy dan produk BUNCY menjadi contoh nyata pelaku UMKM yang mendapatkan manfaat dari pelatihan sertifikasi halal yang diselenggarakan BRI Peduli, kami terus membantu pelaku UMKM di berbagai daerah untuk dapat memperluas akses pasar dan mendorong UMKM naik kelas,” ujar Dhanny, Corporate Secretary BRI.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button