Ekonomi

Aliran Dana Asing Tipis Awal Pekan, TPIA dan BBRI Dikoleksi

Jakarta, Maret.id — Aliran modal investor asing tercatat masih bertahan di pasar saham domestik pada penutupan perdagangan Senin, 20 Juli 2026, dengan pembelian bersih asing tercatat tipis sebesar Rp93,5 miliar yang terkonsentrasi pada saham-saham grup Prajogo Pangestu.

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi saham yang paling banyak dibeli asing dengan nilai akumulasi mencapai Rp349,3 miliar.

Aksi beli asing yang kuat pada TPIA mendorong harga saham emiten tersebut naik 9 persen ke level 2.120 pada akhir perdagangan.

Selain TPIA, saham-saham yang mencatat net buy terbesar antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp93,4 miliar; PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DEWA) Rp51,9 miliar; PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp47 miliar; PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp38,2 miliar; PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp35,6 miliar; PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp29,9 miliar; PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp17,9 miliar; PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Rp16,6 miliar; dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp15,7 miliar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 56,24 poin atau 0,91 persen ke level 6.231,78 pada perdagangan tersebut.

Pergerakan indeks juga didukung oleh market breadth yang relatif sehat, dengan 399 saham menguat, 210 saham melemah, dan 185 saham stagnan.

Total nilai transaksi pasar keseluruhan mencapai Rp17,16 triliun dengan volume 35,57 miliar saham dari 2,39 juta kali transaksi.

Masuknya dana asing berlanjut seiring penguatan IHSG dan pemusatan minat pada saham-saham tertentu, yang mencerminkan preferensi investor asing terhadap sektor dan emiten pilihan.

Kondisi arus modal dan performa saham unggulan pada sesi ini menjadi pengukur penting bagi sentimen pasar domestik menjelang sesi perdagangan berikutnya dan bagi pemantauan aliran dana asing di pasar modal Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button