Ekonomi

Sinyal Pasar: Lonjakan BREN, DSSA, AMMN dan Dampak Ekonomi

Jakarta, Maret.id — Aktivitas Bursa pada penutupan Selasa 21 Juli 2026 diwarnai aksi beli masif yang memicu lonjakan harga pada tiga emiten raksasa.

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) tampil sebagai bintang pasar dengan performa impresif di akhir perdagangan.

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), pengembang energi terbarukan dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di bursa (Rp468,22 triliun), ditutup menguat 4,00 persen ke level Rp3.500 pada pukul 16.55 WIB setelah bergerak di rentang Rp3.340–Rp3.580, dengan nilai transaksi Rp315,50 miliar dari 19.810 kali frekuensi, PE Ratio 202 kali, dan EPS Rp17,47.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), yang bergerak di bidang energi, infrastruktur, pertambangan, dan teknologi, mencatat kenaikan paling tajam sebesar 15,00 persen ke posisi Rp940 setelah menyentuh puncak Rp985, dengan aktivitas perdagangan tinggi berupa nilai transaksi Rp1,80 triliun melalui 152.020 kali transaksi, kapitalisasi pasar Rp145,45 triliun, PE Ratio 41 kali, dan EPS Rp23,33.

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), emiten tambang tembaga dan emas terintegrasi, menguat 7 persen ke level Rp4.290 setelah dibuka di Rp4.010 dan sempat menyentuh Rp4.370, tercatat nilai transaksi Rp596,70 miliar, kapitalisasi pasar Rp310,65 triliun, EPS Rp126,70, dan PE Ratio 34 kali.

Perbandingan kinerja memperlihatkan DSSA paling kencang dan likuid dalam rotasi dana, AMMN unggul dalam laba per saham, sementara BREN tetap menjadi penopang utama bobot indeks.

Kenaikan serentak menjelang penutupan pasar pada 21 Juli 2026 dipandang sebagai sinyal positif yang akan diuji ketahanannya pada pembukaan pasar pagi ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button