120 Hotel BUMN Masuki Era Konsolidasi InJourney Hospitality

Jakarta, Maret.id — InJourney Hospitality kini menjadi operator hotel terbesar kedua di Indonesia setelah konsolidasi 120 hotel milik BUMN ke dalam InJourney Group.
Konsolidasi ini menandai babak baru transformasi untuk menghadirkan operator hotel kebanggaan Indonesia melalui integrasi aset-aset BUMN di sektor perhotelan.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari program streamlining BUMN yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto guna menciptakan pengelolaan BUMN yang lebih efisien, fokus, dan berdampak pada perekonomian nasional.
Menindaklanjuti proses konsolidasi, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menggelar pertemuan dengan Direktur Utama InJourney, Maya Watono, untuk membahas pengembangan InJourney Hospitality.
“Konsolidasi ini bukan sekadar menggabungkan aset, tetapi membangun operator hotel nasional yang lebih kuat, efisien, dan mampu bersaing di tingkat global,” kata Dony Oskaria, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara.
Pernyataan itu disampaikan melalui unggahan Instagram resmi BP BUMN pada Kamis, 23 Juli 2026.
Menurut Dony, konsolidasi tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat daya saing industri perhotelan nasional melalui pengelolaan yang lebih terintegrasi dan efisien.
Transformasi ini diharapkan memperkuat portofolio aset BUMN di sektor perhotelan sekaligus menghadirkan standar layanan kelas dunia yang berakar pada kekayaan keramahtamahan Nusantara.
Melalui inisiatif ini, BP BUMN bersama Danantara mendorong penguatan sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.





