Ekonomi

PTPN IV PalmCo Dorong Panen Sawit Rakyat untuk Pasokan B50

Jakarta, Maret.id — Peningkatan produktivitas di sektor hulu kelapa sawit melalui penerapan riset, penggunaan bibit unggul, dan penguatan kelembagaan petani menjadi hal krusial.

Bagi PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo (PTPN IV PalmCo) hal ini penting untuk menyeimbangkan tingginya permintaan hilirisasi, khususnya pemenuhan mandatori biodiesel B50, tanpa mengorbankan stabilitas pasokan ekspor nasional.

Pernyataan itu disampaikan oleh Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, saat menjadi Keynote Speaker pada pembukaan Pekan Riset Sawit Indonesia (PERISAI) 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di Jakarta.

“Hari ini kita menghadapi sebuah paradoks kelapa sawit nasional. Misi hilir sangat jelas dengan Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, kemandirian energi B50,” ujar Jatmiko K. Santosa, Direktur Utama PTPN IV PalmCo.

Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan tertulis, Kamis 23 Juli 2026.

“Di sisi lain, kita juga perlu terus menjalankan ekspor secara berkelanjutan. Sekarang kalau kita tengok realitas hulu kita, produktivitas CPO cenderung stagnan,” ujar Jatmiko K. Santosa, Direktur Utama PTPN IV PalmCo.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Jatmiko menekankan peningkatan produktivitas khususnya pada perkebunan sawit rakyat yang mencakup sekitar 42 persen dari total luasan lahan nasional.

“Seandainya satu ton saja produktivitas masyarakat naik, itu ada tambahan suplai CPO 6.000.000 ton. Kebutuhan biodiesel B50 langsung bisa kita jalankan. Ini gap yang mesti kita jawab,” ujar Jatmiko K. Santosa, Direktur Utama PTPN IV PalmCo.

Sebagai bukti kontribusi perusahaan, Jatmiko memaparkan inisiatif membuka akses ketersediaan bibit bersertifikat bagi pekebun secara luas serta optimalisasi pemanfaatan limbah pabrik kelapa sawit (POME) menjadi sumber energi baru terbarukan (EBT) biometana.

“Bibit unggul, ini yang mungkin saya perlu ajakin teman-teman pengusaha, ayo kita buka bibit unggul kita, tetapi tidak harus menjadi mitra kita, siapapun boleh datang dan beli,” ujar Jatmiko K. Santosa, Direktur Utama PTPN IV PalmCo.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan ketersediaan bahan baku dalam negeri seiring peningkatan target hilirisasi tanpa mengganggu peran ekspor di pasar global.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button