Ekonomi

Danantara Satukan Garuda dan Pelita Air Bidik Dominasi Pasar

Jakarta, Maret.id — Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama Badan Pengelola (BP) BUMN mempercepat proses pembentukan holding maskapai milik negara.

Rancangan konsolidasi menetapkan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai perusahaan induk, sementara Pelita Air akan bergabung ke dalam grup Garuda.

Skema ini disiapkan untuk menciptakan sinergi antarmaskapai BUMN sehingga operasional menjadi lebih efisien sekaligus memperkuat posisi di tengah persaingan industri penerbangan.

“Garuda Indonesia akan menjadi holding maskapai kita, sedangkan Pelita akan menjadi bagian dari Garuda Indonesia. Dengan konsolidasi ini, perusahaan akan memiliki kekuatan yang lebih besar untuk bersaing dan memperluas pangsa pasar,” ujar Dony Oskaria, Kepala BP BUMN dan Chief Operating Officer Danantara.

“Industri penerbangan harus dikelola secara detail setiap hari, bahkan setiap menit. Ketika pesawat lepas landas, kita sudah bisa menghitung apakah penerbangan tersebut menghasilkan keuntungan atau justru kerugian,” ujar Dony Oskaria, Kepala BP BUMN dan Chief Operating Officer Danantara.

“Karena itu, setiap rute dan konektivitas harus dianalisis dengan cermat,” ujar Dony Oskaria, Kepala BP BUMN dan Chief Operating Officer Danantara.

Selain penggabungan struktur perusahaan, Danantara dan BP BUMN menyiapkan transformasi layanan menyeluruh di lingkungan Garuda Group yang mencakup seluruh perjalanan pelanggan.

Perbaikan direncanakan meliputi integrasi sistem penjualan tiket, peningkatan fasilitas lounge, kenyamanan kabin, kualitas layanan awak pesawat, katering, program loyalitas pelanggan, hingga penguatan kompetensi sumber daya manusia.

Pernyataan tersebut disampaikan Dony dalam keterangan resmi yang dikutip Jumat, 24 Juli 2026.

Konsolidasi ini diproyeksikan meningkatkan kapasitas usaha Garuda Group, memperluas pangsa pasar, serta memperkuat posisi maskapai nasional dalam persaingan domestik dan regional, dengan implikasi terhadap jaringan rute, efisiensi biaya, dan pengalaman penumpang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button