Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Jakarta, Maret.id — Grandy Prajayakti tiba-tiba mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS).
Manajemen menerima surat pengunduran diri Grandy pada 22 Juli 2026 dan perusahaan mengumumkannya melalui keterbukaan informasi pada 25 Juli 2026. “Pengunduran diri tersebut disampaikan atas dasar alasan pribadi,” kata Rumunggu Yokonapita, Direktur Keuangan RANS.
Perseroan menegaskan mundurnya Grandy tidak akan memengaruhi aktivitas bisnis maupun kondisi keuangan perusahaan. “Pengunduran diri tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” kata Rumunggu Yokonapita, Direktur Keuangan RANS.
Sesuai ketentuan, RANS akan membawa permohonan pengunduran diri tersebut ke Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memperoleh persetujuan pemegang saham. Agenda RUPS mengacu pada POJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik serta anggaran dasar perseroan yang mewajibkan RUPS digelar paling lambat 90 hari sejak surat pengunduran diri diterima.
Keputusan Grandy mundur menjadi sorotan karena terjadi tak lama setelah RANS mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026.
Dalam aksi initial public offering, emiten yang terafiliasi dengan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina melepas 2,52 miliar saham atau 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp170 per saham, sehingga perseroan meraup dana segar sekitar Rp429,25 miliar.
Pada hari pertama perdagangan, saham RANS sempat melesat hingga menyentuh auto rejection atas (ARA) dan ditutup di level Rp228 per saham atau naik 34,12 persen dari harga penawaran.
Namun selama 11 hari perdagangan hingga Jumat 24 Juli 2026, saham RANS lebih banyak berada di zona merah dengan hanya empat sesi mencatatkan kenaikan dan tujuh sesi melemah.
Pada penutupan perdagangan Jumat tersebut, saham RANS terkoreksi 6,96 persen ke level Rp214 per saham.





