Ekonomi

IHSG Ambruk, Dolar AS Rp18.081; Pjs Gubernur BI Imbau Tenang

Jakarta, Maret.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka ke zona merah pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026 pagi.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di level 6.175, melemah 10,58 poin atau 0,17 persen dari perdagangan sebelumnya.

Hingga 30 menit pertama perdagangan, indeks terus melemah dengan turun 0,50 persen ke posisi 6.154.

Volume transaksi tercatat mencapai 5 miliar saham dan nilai mencapai Rp1,9 triliun, dengan frekuensi transaksi sebanyak 336 ribu kali serta kapitalisasi pasar merosot menjadi Rp10.818 triliun.

Sebanyak 269 saham tercatat melemah, 253 saham menguat, sementara 205 saham lainnya stagnan.

Di pasar valuta asing, Rupiah ikut anjlok pagi ini setelah Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mundur dari jabatannya dan sementara digantikan oleh Deputi Gubernur Senior Destry Damayanti.

Mengutip data Bloomberg, mata uang Garuda bergerak ke posisi Rp18.081 per Dolar AS, merosot 72 poin atau 0,40 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sebelumnya Destry telah meminta pasar tidak panik menyikapi pengunduran diri Perry Warjiyo.

Pernyataan itu disampaikan usai Destry menghadap Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Senin malam, 27 Juli 2026.

“Untuk market, kami berharap tidak perlu panik. Kami dari Bank Indonesia tetap akan menjalankan kebijakan seperti sebelumnya,” kata Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior dan Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia.

“Kepemimpinan Bank Indonesia berjalan secara kolektif dan jajaran Dewan Gubernur berkomitmen memastikan keberlangsungan tugas dan kebijakan bank sentral,” kata Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior dan Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia.

Pernyataan Destry menegaskan BI akan mempertahankan fokus pada stabilitas nilai tukar melalui intervensi serta kebijakan makroprudensial yang mendukung pertumbuhan ekonomi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button