Prabowo: Menteri Keuangan Senyum, Sentimen Pasar Membaik

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto menyatakan ekspresi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi salah satu gambaran kondisi keuangan negara.
Pernyataan itu disampaikan saat Prabowo memberi apresiasi kepada jajaran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara dan tim menteri bidang ekonomi dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026.
Prabowo berseloroh bahwa dirinya merasa aman ketika melihat Menteri Keuangan tersenyum. “Kalau menteri keuangan senyum, saya merasa aman,” ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Namun Prabowo menambahkan ekspresi Purbaya dapat berubah jika pemerintah memutuskan menambah alokasi anggaran, terutama untuk subsidi. “Tapi kalau saya umumkan subsidi tambah, mengkerut beliau,” ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Dalam sidang tersebut Prabowo memaparkan sejumlah capaian pemerintah termasuk realisasi investasi semester I 2026 yang disebut mencapai Rp1.010 triliun serta program swasembada energi melalui implementasi biodiesel B50.
Prabowo juga menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I 2026 menjadi yang tertinggi dalam 13 tahun terakhir dengan pertumbuhan kuartal I 2026 sebesar 5,61 persen dan pertumbuhan kumulatif semester I 2026 mencapai 5,45 persen.
“Ini adalah pertumbuhan kuartal pertama dan pertumbuhan semester pertama tertinggi dalam 13 tahun terakhir,” ujar Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia.
Pernyataan Prabowo menjadi sorotan karena menegaskan dinamika antara upaya mempertahankan laju investasi dan pertumbuhan ekonomi dengan batasan fiskal yang tercermin dari pengelolaan subsidi.





