S&P 500 Dekati Rekor Tertinggi, Naik 3 Pekan Berturut

Jakarta, Maret.id — Wall Street kembali berada di dekat level tertinggi sepanjang masa meski perdagangan ditutup melemah pada akhir pekan lalu.
Pada penutupan perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026, waktu AS, indeks S&P 500 turun 0,2 persen menjadi 7.785,76, Nasdaq Composite melemah 0,3 persen ke 26.729,16, dan Dow Jones Industrial Average turun 107,58 poin atau 0,2 persen menjadi 53.732,41.
Dalam sepekan, S&P 500 naik 0,4 persen dan Nasdaq menguat 0,1 persen, sedangkan Dow Jones tercatat turun 0,6 persen.
Kinerja S&P 500 sepanjang pekan tetap positif setelah indeks tersebut mencetak rekor pada Kamis lalu.
Indeks S&P 500 untuk pertama kalinya menembus level 7.800 dan sempat mencapai rekor tertinggi intraday di 7.816,70.
Russell 2000 naik 0,5 persen pada Jumat dan mencatat penguatan selama empat sesi berturut-turut, dengan penguatan mingguan sebesar 1,1 persen.
Dari sisi sektor, energi menjadi salah satu penggerak utama Wall Street dengan kenaikan 1,5 persen pada Jumat dan penguatan 7,4 persen sepanjang pekan, sementara sektor teknologi dan kesehatan masing-masing turun sekitar 0,6 persen pada hari yang sama.
Sejumlah saham mencatat pergerakan signifikan, termasuk Reddit yang melonjak sekitar 12 persen setelah diumumkan akan masuk ke indeks S&P 500 mulai 18 Agustus.
Saham perusahaan drone juga menguat setelah kebijakan tarif impor diberlakukan; Unusual Machines melonjak 24 persen, Red Cat naik 8 persen, dan AeroVironment menguat 2 persen.
Sentimen pasar masih mendapat dukungan dari musim laporan keuangan kuartal II, dengan lebih dari 90 persen perusahaan S&P 500 telah melaporkan kinerjanya dan pertumbuhan laba diperkirakan lebih dari 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Namun, investor mulai mendapat sinyal kurang menggembirakan dari konsumen AS setelah penjualan ritel Juli mencatat penurunan 0,6 persen, jauh di bawah ekspektasi ekonom yang memperkirakan kenaikan 0,1 persen.
Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan juga melemah menjadi 51 pada Agustus dari 55,2 pada Juli, menghentikan perbaikan yang terjadi dalam dua bulan sebelumnya.





