Ekonomi

Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup, Dampak Ekonomi

Jakarta, Maret.id — Operasional Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur ditutup sementara setelah mengalami kerusakan berat akibat gempa bumi tektonik magnitudo 7,7 pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.

Keputusan penutupan disampaikan manajemen PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia.

“Sehubungan dengan bencana alam gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 lokasi Nagekeo, NTT, dengan intensitas IX (hebat), operasional fisik hotel ditutup sementara,” kata PT Pudjiadi & Sons Tbk, manajemen.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterbukaan informasi di BEI pada Minggu, 16 Agustus 2026.

Hotel yang berlokasi di Jalan Pantai Pede dilaporkan mengalami kerusakan parah pada lantai satu; dinding depan sepanjang sekitar 30 meter hancur, sebagian tembok roboh, dan plafon jebol akibat guncangan keras.

Seluruh tamu dievakuasi, dengan sebagian wisatawan kembali ke daerah asal, berpindah penginapan, atau ditampung sementara di kompleks biara setempat.

Meskipun fasilitas fisik di Labuan Bajo menghentikan layanan, perseroan menegaskan Business Continuity Plan berjalan lancar dan seluruh unit hotel lain milik PNSE serta anak usaha PT Hotel Juwara Warga tetap beroperasi normal.

Gempa M 7,7 berpusat di laut pada kedalaman 15 kilometer, berjarak 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan intensitas IX (hebat), dan guncangan terasa meluas hingga Nusa Tenggara Barat serta Sulawesi Selatan.

Perseroan menyatakan akan memberikan informasi lanjutan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia seiring perkembangan penilaian kerusakan dan upaya perbaikan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button