Ekonomi

Bursa Asia Bergerak Variatif Terdampak Data Ekonomi Jepang

Jakarta, Maret.id — Bursa saham Asia-Pasifik bergerak variatif pada pembukaan perdagangan Senin, 17 Agustus 2026, dengan investor mencermati data pertumbuhan ekonomi Jepang yang berada di bawah perkiraan pasar.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,4 persen pada awal perdagangan, sedangkan indeks Topix melemah 0,11 persen.

Pergerakan pasar domestik Jepang dipengaruhi oleh data yang menunjukkan ekonomi Negeri Matahari Terbit tumbuh 1,1 persen secara tahunan pada kuartal II-2026, lebih rendah dari perkiraan pasar sebesar 2 persen.

Sementara itu, indeks acuan Australia S&P/ASX 200 turun 0,39 persen pada pembukaan perdagangan regional.

Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng berada di level 25.247, lebih tinggi dibandingkan penutupan indeks acuan sebelumnya di 25.116,85.

Pasar saham Korea Selatan tidak diperdagangkan pada Senin karena libur nasional, sehingga pergerakan regional sebagian tercermin lewat kontrak berjangka dan indeks lain.

Investor regional tetap waspada terhadap data makro dan dinamika pasar global yang berpotensi memengaruhi arah lanjutan pasar saham di Asia-Pasifik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button