Ekonomi

Kelompok Usaha Harapan Bersama Buka Ekonomi AURA BRI Peduli

Jakarta, Maret.id — Kelompok Usaha Harapan Bersama resmi terbentuk pada 2019 dan lahir dari berkembangnya Hj Nonoh Snack yang sejak 2014 memproduksi makanan ringan tradisional khas Sunda.

Di tengah keterbatasan ekonomi saat pandemi Covid-19, kelompok ini menjadi harapan baru bagi warga sekitar untuk tetap bekerja dan memperoleh penghasilan.

Kelompok tersebut mengolah beragam makanan ringan tradisional khas Sunda, termasuk emping melinjo original, opak, opak ketan bakar, opak kembung, raginang, kolontong, dan berbagai jenis keripik.

Dengan mempertahankan cita rasa autentik dan kualitas produk, hasil olahan kelompok ini kian dikenal dan diminati masyarakat.

Permintaan pasar meningkat terutama menjelang Hari Raya dan Tahun Baru, sehingga proses produksi kelompok menghadapi berbagai tantangan.

“Tantangan terbesar yang kami hadapi adalah meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pasar. Selain itu, proses produksi juga memiliki risiko lebih besar ketika musim hujan karena kami masih bergantung pada proses penjemuran dan keterbatasan alat pengering,” ujar Sri, perwakilan Kelompok Usaha Harapan Bersama. Pernyataan tersebut dikutip Senin, 17 Agustus 2026.

Pada 2026, Kelompok Usaha Harapan Bersama menjadi penerima manfaat Program AURA (Aspire to Uplift, Revive, and Achieve) yang diinisiasi oleh BRI Peduli.

Program AURA dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar dapat mengembangkan usaha serta mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.

Bantuan dari Program AURA membuat proses produksi kelompok menjadi lebih optimal dan tidak lagi sepenuhnya bergantung pada cuaca dalam proses pengeringan.

Sistem penyimpanan produk juga ditata lebih rapi dan higienis sehingga kualitas produk dapat terjaga dengan lebih baik.

“Setelah mengikuti Program AURA dari BRI, proses produksi kami menjadi lebih lancar dan meningkat. Proses pengeringan tidak lagi bergantung pada cuaca matahari, sementara sistem penyimpanan menjadi lebih baik, lebih rapi, dan higienis. Dampaknya, beberapa pelanggan rutin, seperti toko dan distributor, mulai menambah jumlah pesanannya,” ujar Sri, perwakilan Kelompok Usaha Harapan Bersama.

Peningkatan kapasitas produksi mendorong perkembangan usaha kelompok sehingga permintaan pelanggan dapat dipenuhi lebih optimal.

Beberapa pelanggan tetap, termasuk toko dan distributor, bahkan meningkatkan jumlah pemesanan sehingga membuka peluang usaha yang lebih besar bagi anggota kelompok.

Sri menekankan pentingnya dukungan bagi pelaku UMKM di pedesaan untuk mendorong tumbuhnya usaha berbasis potensi lokal.

“Kami juga bersyukur telah menjadi mitra dan nasabah BRI selama ini karena mendapatkan fasilitas permodalan dan pembinaan. Semoga ke depan BRI tetap menjadi mitra usaha untuk semua dan kami dapat terus tumbuh dan berkembang bersama BRI,” ujar Sri, perwakilan Kelompok Usaha Harapan Bersama.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan Program AURA menempatkan pemberdayaan perempuan sebagai prioritas melalui peningkatan keterampilan, pengembangan usaha, dan penguatan kapasitas kewirausahaan.

“Kami berharap program ini dapat terus mendorong lahirnya lebih banyak perempuan tangguh yang mampu menggerakkan ekonomi keluarga dan masyarakat,” ujar Dhanny, Corporate Secretary BRI.

Hingga kini, Program AURA BRI Peduli yang diluncurkan pada 2021 telah memberdayakan 30 kelompok usaha perempuan di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari komitmen BRI Peduli mendukung pemberdayaan perempuan dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button