Ekspor Kerapu RI ke AS Dorong Penerimaan Devisa

Jakarta, Maret.id — Ikan kerapu asal Sulawesi Selatan semakin menunjukkan daya saing di pasar Amerika Serikat seiring program sertifikasi jaminan mutu yang masif oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Volume dan nilai ekspor kerapu ke AS pada semester I 2026 tercatat mencapai 53,8 ton dengan nilai Rp13,7 miliar.
Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP), Ishartini, optimis volume dan nilai ekspor kerapu tahun ini akan lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
“Ekspor kerapu Sulsel naik dari 90,7 ton senilai Rp20,5 miliar pada 2024 menjadi 97,4 ton senilai Rp23,7 miliar pada 2025 karena AS semakin yakin dengan mutu kerapu setelah KKP melaksanakan inspeksi berkala atau official control terhadap penerapan sanitasi, higiene, dan standar keamanan pangan di UPI,” ujar Ishartini, Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam siaran resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.
Dokumen sertifikasi jaminan mutu yang diterbitkan KKP meliputi SKP (Sertifikat Kelayakan Pengolahan) dan HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) yang telah diakui oleh otoritas kompeten AS.
Ishartini menegaskan bahwa kepatuhan pelaku usaha dalam mengurus dokumen SMKHP menjadi faktor penting dalam keberhasilan ekspor.
“SMKHP wajib diurus pelaku usaha perikanan karena berfungsi selayaknya ‘Paspor’ sehingga dapat lolos pemeriksaan di border (border measures) pelabuhan AS maupun negara tujuan ekspor lainnya,” ujar Ishartini, Plt. Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (Badan Mutu KKP).
Produk kerapu (Epinephelus spp.) yang dikirim ke AS dikemas dalam bentuk fillet dan beku utuh tanpa insang dan isi perut sesuai standar Amerika Serikat.
Pengiriman terbaru pada 28 Juli berasal dari enam Unit Pengolahan Ikan yang terdaftar di KKP dan telah diregistrasikan ke otoritas di AS.
Peningkatan volume dan nilai ekspor ini menjadi indikator kepercayaan pasar internasional terhadap jaminan mutu produk perikanan Indonesia dan berdampak pada akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha perikanan nasional.





