Pelatihan BRI Peduli Dorong UMKM Jayapura Tembus AS Eropa

Jakarta, Maret.id — PT MJEthnic Craft Indonesia yang didirikan di Jayapura pada 2022 kini mendistribusikan kerajinan dan produk UMKM Nusantara hingga menembus pasar internasional seperti Australia, Belanda, Uzbekistan, Italia, Malaysia, Inggris, dan Amerika Serikat.
Perjalanan usaha ini bermula sebagai toko daring sederhana di Jayapura pada 2022.
Keberhasilan merambah mancanegara tak lepas dari peran Pelatihan Ekspor BRI Peduli yang diikuti pendiri usaha, Sukma Ayu Mayangsari, untuk mematangkan kesiapan ekspor dan memperluas jejaring bisnis.
“Pelatihan Ekspor BRI Peduli menambah ilmu dan wawasan saya tentang dunia ekspor. Selain itu, saya juga mendapat kesempatan menambah jejaring dengan teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Sukma Ayu Mayangsari, Pendiri PT MJEthnic Craft Indonesia.
Pernyataan itu disampaikan Selasa, 18 Agustus 2026.
Mengusung konsep sociopreneur, usaha yang dipimpin Sukma memberdayakan pengrajin lokal, khususnya perempuan, serta menyisihkan 2,5 persen dari setiap hasil penjualan untuk membantu masyarakat kurang mampu di Papua.
Ia pun mengapresiasi konsistensi BRI dalam mendampingi pelaku usaha daerah agar mampu bersaing di level global.
“BRI bukan hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi mitra sociopreneur di Indonesia. Terima kasih BRI sudah memberikan dukungan nyata dan berdampak bagi UMKM lokal,” ujar Sukma Ayu Mayangsari, Pendiri PT MJEthnic Craft Indonesia.
Secara terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa BRI melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli terus berkomitmen mendorong UMKM naik kelas.
Lewat Pelatihan Ekspor, para pelaku UMKM dibekali strategi ekspor, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen, riset pasar global, pengemasan, dan branding produk.
“Kisah Sukma Ayu Mayangsari dengan usaha PT MJEthnic Craft Indonesia menjadi salah satu contoh bahwa ketika semangat pelaku UMKM bertemu dengan akses pembelajaran yang tepat, peluang untuk tumbuh dan menjangkau pasar internasional semakin terbuka,” ujar Dhanny, Corporate Secretary BRI.
Keberhasilan perusahaan tersebut menjadi tolok ukur bahwa dukungan pelatihan terarah dan jejaring pasar dapat membuka akses pasar global bagi produk budaya lokal Indonesia.





