Ekonomi

Wall Street Menguat, Saham Kesehatan Mengangkat Indeks

Jakarta, Maret.id — Bursa saham Amerika Serikat menguat setelah penurunan imbal hasil obligasi memberikan ruang bagi investor kembali masuk ke aset berisiko, dengan lonjakan saham Moderna sebagai katalis utama terutama bagi sektor kesehatan.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 19 Agustus 2026, indeks Dow Jones naik 0,22 persen menjadi 53.463,05, S&P 500 menguat 0,21 persen ke 7.707,98, sementara Nasdaq bertambah 0,16 persen menjadi 26.331,09.

Saham Moderna menjadi sorotan setelah melonjak hampir 177 persen seiring kabar bahwa vaksin kanker melanoma yang dikembangkan bersama Merck mencapai target dalam uji klinis tahap akhir, dan saham Merck melonjak 12,6 persen.

Kabar keberhasilan tersebut mengangkat harga saham bioteknologi lain, dengan Novavax naik 10,8 persen dan BioNTech melonjak 22 persen.

Sektor kesehatan pada S&P 500 melesat 3,5 persen dan mencetak rekor tertinggi, mencerminkan sentimen positif terhadap prospek industri biofarmasi.

Di sektor konsumen, Target naik 4,3 persen setelah menaikkan proyeksi penjualan tahunan, Lowe’s menguat 2 persen, dan Estée Lauder melonjak 16,3 persen setelah memperkirakan laba tahunan di atas ekspektasi pasar.

Sementara itu, sektor industri turun 0,9 persen dan sektor teknologi informasi melemah 0,7 persen akibat tekanan pada saham chip.

Indeks Semikonduktor Philadelphia turun 2 persen, namun saham Marvell Technologies justru melonjak 9,9 persen setelah mengumumkan kerja sama pengembangan chip dengan Google.

Penguatan Wall Street juga didukung oleh turunnya imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun dan 30 tahun, namun investor tetap berhati-hati karena risalah rapat Federal Reserve menunjukkan kekhawatiran terhadap inflasi masih tinggi dan kemungkinan kenaikan suku bunga belum sepenuhnya hilang.

Kombinasi optimisme di sektor kesehatan dan kehati-hatian kebijakan moneter menciptakan dinamika pasar di mana reli sektor-sektor tertentu dapat mendorong indeks utama meski risiko makroekonomi masih membayangi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button