Pasca Gempa NTT, Pertamina Amankan Energi Labuan Bajo

Jakarta, Maret.id — PT Pertamina (Persero) menjamin keandalan dan kelancaran pasokan energi di wilayah Nusa Tenggara Timur pascagempa yang melanda kawasan tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, saat meninjau Fuel Terminal Labuan Bajo, Selasa, 18 Agustus 2026.
Iriawan yang akrab disapa Iwan Bula memberi apresiasi atas respons taktis perwira Pertamina di lapangan ketika akses utama jalur darat Ruteng menuju Labuan Bajo terputus total akibat gempa.
“Saya hadir untuk melihat langsung semangat para perwira Pertamina yang tetap bekerja menjaga pasokan energi masyarakat di tengah situasi kebencanaan. Saya mengapresiasi dedikasi tim yang sigap sehingga ketersediaan BBM tetap terpenuhi,” ujar Mochamad Iriawan, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).
Iriawan menegaskan kedatangan jajaran direksi dan komisaris ke FT Labuan Bajo bertujuan memastikan operasional sarana dan fasilitas vital tetap terjaga tanpa kendala berarti.
FT Labuan Bajo memegang peran kunci dalam mengamankan pasokan energi kawasan destinasi pariwisata super prioritas nasional dengan kapasitas penyimpanan mencapai 344 kiloliter untuk produk Pertamax dan Pertamina Dex.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan pemantauan ketat terus dilakukan untuk memastikan distribusi BBM dan LPG tidak terhambat selama fase tanggap darurat bencana.
“Fokus utama kami saat ini adalah mendukung pemulihan dan rehabilitasi pascagempa. Kami pastikan stok dan distribusi energi di seluruh wilayah terdampak berada dalam posisi aman dan siap memenuhi kebutuhan warga maupun tim evakuasi,” ujar Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina.
Tim Pertamina juga menguji skema terobosan distribusi alternatif untuk menjaga aliran pasokan saat jalur darat tertutup dan meminimalkan gangguan layanan kepada masyarakat.





