BP BUMN Dorong PTPP Perbesar Skala Usaha Lewat Merger

Jakarta, Maret.id — Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mendorong percepatan transformasi PT PP (Persero) Tbk (PTPP) melalui skema merger dan restrukturisasi.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria telah beberapa kali bertemu dengan manajemen PTPP untuk membahas rencana tersebut.
Ia menilai penataan perusahaan perlu dilakukan secara menyeluruh dan tidak boleh berlarut-larut.
Merger menjadi salah satu langkah yang dipertimbangkan untuk memperbesar skala usaha dan meningkatkan efisiensi.
“Kita merger aja. Kita harus tahu berapa yang harus diabsorb (diserap), berapa yang perlu dikoreksi di buku. Tapi harus tuntas, saya enggak mau nanti ditunda-tunda,” ujar Dony Oskaria, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara.
Penataan tahap awal akan menyasar kondisi keuangan PTPP secara menyeluruh.
Setelah proses merger selesai, langkah berikutnya akan diarahkan pada restrukturisasi untuk membentuk struktur bisnis yang lebih ramping, fokus, dan efisien.
Restrukturisasi tersebut diarahkan untuk memperkuat bisnis inti PTPP yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan sekaligus meningkatkan efektivitas operasional.
Langkah ini juga menjadi bagian dari pembenahan fundamental BUMN Karya agar memiliki kinerja yang lebih sehat.
Melalui merger, PTPP diharapkan dapat memperbesar skala bisnis dengan menggabungkan sumber daya, kapasitas, dan kompetensi yang dimiliki.
Dony menegaskan seluruh proses transformasi akan disesuaikan dengan kondisi riil perusahaan agar struktur usaha menjadi lebih sederhana dan mampu mengoptimalkan potensi pertumbuhannya.
Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta pada Jumat, 21 Agustus 2026.





