IDXENERGY Menguat Dorong IHSG Sesi I Naik 0,52 Persen

Jakarta, Maret.id — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat siang, 21 Agustus 2026, dengan penutupan sesi I naik 0,52 persen ke level 6.535,57.
IHSG dibuka di zona hijau pada level 6.524 dan sempat menyentuh posisi tertinggi 6.544.
Hingga jeda siang tercatat 333 saham menguat, 287 saham melemah, dan 343 stagnan, dengan nilai transaksi mencapai Rp8,95 triliun serta volume perdagangan 25,76 miliar saham.
Penguatan dipimpin sektor industri yang naik 0,87 persen dan sektor energi yang menguat 0,82 persen, sementara sektor keuangan tercatat naik 0,65 persen.
Disusul sektor infrastruktur naik 0,70 persen, barang baku 0,37 persen, konsumer non-siklikal 0,38 persen, properti 0,14 persen, serta konsumer siklikal 0,16 persen.
Sebaliknya, sektor kesehatan melemah 1,08 persen, teknologi turun 0,58 persen, dan transportasi terkoreksi 0,08 persen.
Beberapa indeks unggulan bergerak positif, dengan LQ45 naik 0,81 persen dan IDX30 menguat 0,92 persen.
JII naik 0,42 persen, ISSI tumbuh 0,21 persen, dan SRI-KEHATI menguat 0,91 persen.
Di jajaran saham top gainers, PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) memimpin dengan kenaikan 23,39 persen, diikuti PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) naik 18,66 persen dan PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) menguat 18,30 persen.
Penurunan terbesar tercatat pada Reksa Dana Indeks Batavia IDX30 ETF (XIBD) yang turun 10,98 persen, diikuti PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) melemah 9,68 persen dan PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) turun 9,52 persen.
Pergerakan pasar siang ini mencerminkan pelebaran performa sektor-sektor industri dan energi yang menopang kenaikan indeks, namun tekanan masih terasa pada sektor kesehatan dan teknologi.
Investor diperkirakan akan terus memantau perkembangan data ekonomi domestik dan kondisi pasar global hingga akhir sesi untuk menentukan arah lanjutan pasar.





